You are here
Home > Berita > Nasional > Kemenhub ancam Vietjet jika berani tampilkan pramugari pakai lingerie

Kemenhub ancam Vietjet jika berani tampilkan pramugari pakai lingerie

Merdeka.com – VietJet, maskapai penerbangan murah asal Vietnam, kembali menjadi sorotan usai pramugarinya melakukan pertunjukan pakaian dalam atau lingerie saat bertugas. Otoritas penerbangan Vietnam pun memberikan sanksi pada VietJet karena dinilai menimbulkan risiko keselamatan.
Sebagai maskapai yang berencana beroperasi di Indonesia, kejadian ini pun menimbulkan kekhawatiran jika hal tersebut terjadi di Tanah Air. Atas kejadian pertunjukan lingerie itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan bahwa hal itu dilarang dilakukan di Indonesia.
“Tidak boleh. Sekali lagi, pokoknya tidak boleh,” ujarnya tegas saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/2).
Terkait sanksi yang akan dikenakan jika maskapai tersebut berani melakukannya di Indonesia, Menteri Budi akan mengkajinya bersama jajaran terkait. “Itu (sanksi) nanti kita pikirkan,” tuturnya.
Seperti diketahui, VietJet resmi membuka rute Internasional baru yang menghubungkan Jakarta dengan kota Ho Chi Minh City (HCMC), Vietnam. Rute ini mulai beroperasi mulai 20 Desember 2017.
Vietjet Vice President, Dinh Viet Phuong mengatakan, rute terbaru Vietjet ini diharapkan mampu mempererat antara kedua negara untuk mendorong pengembangan sektor ekonomi, budaya, finansial, serta dapat berdampak pada sektor perdagangan dan integrasi regional.
“Sejak awal berdiri Vietjet, kami fokus memberikan layanan penerbangan yang ramah dan di seluruh rute penerbangan kami. Hal ini sebagai wujud komitmen kami untuk mempererat hubungan pusat pariwisata dan bisnis Vietnam dengan berbagai destinasi internasional, termasuk Jakarta,” katanya.
Sebelumnya, VietJet, didenda oleh otoritas penerbangan Vietnam karena melakukan pertunjukan pakaian dalam saat mengudara. Aksi itu mereka lakukan saat pesawat mengangkut tim sepak bola nasional U-23 Kamis pekan lalu.
Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mendenda VietJet sebesar 40 juta dong (Rp 23 juta) dan kepala pelayan pesawat sebesar 4 juta dong (Rp 2 juta) karena membahayakan keselamatan penumpang.
“Meskipun fakta tentang aksi VietJet ini tidak membahayakan penumpang, namun hal itu masih bisa menimbulkan risiko keselamatan,” kata CAAV.
Pada 2012, VietJet juga sempat didenda sebesar Rp 12 juta oleh Otoritas Penerbangan Sipil lantaran pramugarinya menampilkan tarian Hawaii sambil berbikini dalam penerbangan dari Ho Chi Minh menuju daerah wisata di Kota Nha Trang.
Mei 2014, para penari berbikini kembali merayakan pembukaan rute penerbangan baru dari Ho Chi Minh ke Singapura.

 

Dikutip Dari : https://www.merdeka.com/uang/kemenhub-ancam-vietjet-jika-berani-tampilkan-pramugari-pakai-lingerie.html

Tinggalkan Balasan

Top
%d blogger menyukai ini: