Tulis & Tekan Enter
images

Layanan 110 Polresta Balikpapan, Banyak Telepon Iseng

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Polri meluncurkan 110 sebagai call center yang dapat diakses masyarakat sejak 20 Mei 2021 lalu. Di Kaltim, Kota Balikpapan menjadi pilot project. Adanya nomor aduan itu diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bantuan dari kepolisian. Masyarakat bisa memberikan pengaduan seperti kecelakaan, bencana, kerusuhan, dan lainnya.

Namun selama kurang lebih dua pekan berjalan, rupanya banyak panggilan iseng yang diterima petugas kepolisian. Bukannya untuk menyampaikan pengaduan.

"Hari Sabtu lalu misalnya, ada laporan masuk ke kami 46 panggilan dan 22 diantaranya kami nyatakan prank. Karena ketika sudah diangkat langsung dimatikan, atau belum diangkat sudah dimatikan," kata Kapolresta Kombes Pol Turmudi ketika diwawancarai, Rabu (2/6/2021).

Turmudi pun menggapi hal itu dengan positif. Menurutnya, kemungkinan masyarakat masih penasaran. Apakah benar layanan 110 ini sudah tersambung atau belum.

"Ternyata memang bener, setelah diangkat atau belum diangkat langsung dimatiin. Mungkin karena takut mau ngomong kalau cuma untuk coba-coba. Sementara saya masih berpikir kesana," tuturnya.

Sosialisasi, lanjut Turmudi, akan terus digencar agar tak ada lagi masyarakat yang main-main memanfaatkan layanan 110 tersebut. Tapi digunakan sesuai dengan peruntukannya.

"Akan tetap kita sosialisasikan dengan gencar lagi. Saya menghimbau kepada masyarakat supaya jangan dipakai main-main. Kami mengevaluasi nomor yang melakukan prank itu. Nanti akan koordinasi dengan telkom untuk melakukan pemblokiran," pungkasnya. (an)


TAG

Tinggalkan Komentar

//