Tulis & Tekan Enter
images

TEKAN KASUS: Lurah Arifuddin saat memimpin rapat koordinasi Posko Penanganan Covid-19 di Lantai III Kelurahan Sepinggan Raya, Kamis (18/2/2021).

Pengurus Posko Covid Kelurahan Seraya Rapat Koordinasi, Kedepankan Sinergitas Tim

KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Hampir 100 persen RT di Kelurahan Sepinggan Raya telah membentuk struktur pengurus serta Posko Siaga dan Penanganan Covid-19. Posko tingkat RT ini merupakan bagian penting dari kebijakan pemerintah pusat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Mikro) Kota Balikpapan.

Pasalnya dengan PPKM Mikro ini, akan diketahui secara detail penyebaran kasus di tingkat RT. Apakah berada di zona hijau, kuning, oranye atau merah. Dikatakan RT masuk yang zona hijau, jika kasus nihil. Lalu zona kuning jika terdapat kasus 1 sampai 5 rumah. Kemudian zona oranye, kasusnya dari 6 sampai 10 rumah. Sedangkan zona merah, kasus yang terkonfirmasi positif mencapai 10 rumah ke atas dalam satu RT.

"Dengan adanya struktur pengurus dan posko Covid RT, diharapkan jumlah kasus semakin menurun. Tindakan yang diambil, juga terukur. Dan Alhamdulillah, nantinya semua RT di Sepinggan Raya nantinya berada di zona hijau semua," kata Lurah Sepinggan Raya Arifuddin SIP saat rapat koordinasi Posko Siaga dan Penanganan Covid-19 Tingkat Kelurahan di Aula Lantai III Kelurahan Sepinggan Raya, Kamis (18/2/2021).

PANTAU POSKO: Jajaran Satgas Penanganan Covid Kelurahan saat memantau pembentukan posko gabungan di Balai Penyuluhan KB, RT 23 Sepinggan Raya.

Lurah menjelaskan, posko kelurahan dan posko RT menjadi satu bagian dan wajib intens berkoordinasi. Peran ketua RT menjadi sangat vital. Jadi sinergitas antartim penting. Di posko, ada empat fungsi yang harus dijalankan oleh tim. Pertama, tim pencegahan. Kedua, tim penanganan. Ketiga, tim pembinaan. Terakhir, tim pendukung.

"Kerja tim ini, menjadi kunci. Makanya dalam struktur posko di kelurahan, melibatkan seluruh kasi (kepala seksi), staf dan mitra kerja kelurahan. Seperti bhabinkabtimas, babinsa, babinpotdirga, puskesmas, LPM, PKK, karang taruna, LKM, PSM, puskesos, tokoh masyarakat hingga tokoh agama," jelas Arifuddin.

Sementara itu, dr Hendri Prawira dari perwakilan Puskesmas Sepinggan Baru menyebut pihaknya lebih fokus pendataan dan penanganan. "Kami di puskesmas, juga punya tim, salah satunya tim Tracer. Tim ini bergerak untuk melacak kontak erat dari pasien yang sudah dinyatakan positif baik melalui rapid test antigen maupun swab PCR," ungkap dokter Henri.

Sementara dalam koordinasi tersebut, pihak kelurahan mendapatkan masukan dari beberapa pengurus. Diantaranya Riswan dari tokoh masyarakat yang juga ketua RT 13. Menurutnya, keberadaan posko covid kelurahan dan posko RT sangat baik dalam penanganan kasus terkonfirmasi positif dan mencegah penyebaran virus yang lebih luas.

"Posko ini sangat efektif. Peran tim di posko covid untuk intens berkoordinasi dengan ketua RT, begitu juga sebaliknya. Ini penting agar kerja posko dan peran RT di masyarakat bisa maksimal. Saling berkoordinasi dalam melawan covid," ungkap Riswan.

Hal sama juga disampaikan Tajuddin dari Puskesos Seraya Peduli. Ketua RT 22 menyebut peran posko sangat efektif dengan melibatkan para ketua RT, terutama terkait data kasus yang terkonfirmasi positif. Selain sumber data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan dan Puskesmas Sepinggan Baru.

Rapat koordinasi yang dipimpin lurah itu, juga dihadiri Seklur Waode Muhadjirin, Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik Rahmadani Efendi, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Hj Munjiah Puspitawaty, Kasi Trantib dan LH M Pitrajaya, perwakilan Puskesmas Sepinggan Baru dr Henri Prawira, Bhabinkamtibmas Aiptu Joko Nugroho, Babinsa Serda Christian, Babinpotdirga Peltu Aris Setyawan, perwakilan LPM Neni, Ketua Karang Taruna Rusli, PSM Sadariah, pengurus LKM, pengurus puskesos, pengurus PKK, perwakilan tokoh masyarakat Riswan dan perwakilan tokoh agama, Ustaz Mahyudin.

Dalam pemaparan zonasi penyebaran Covid-19 di Sepinggan Raya, ada 22 RT masuk zona hijau. Lalu 12 RT masuk zona kuning. Sementara RT zona oranye dan merah, nihil. (lie)


TAG

Tinggalkan Komentar

//