Tulis & Tekan Enter
images

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng (rk).

Ronal Desak Penertiban Parkir Berbasis Sistem, Soroti Dampak ke Lalu Lintas dan PAD

Kaltimkita.com, SAMARINDA - Permasalahan parkir di Kota Samarinda kembali menjadi perhatian DPRD. Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, menilai penataan parkir perlu diarahkan pada sistem yang lebih terukur dan terintegrasi, bukan sekadar penertiban sesaat di lapangan.

Ia menilai persoalan parkir tidak hanya berkaitan dengan ketertiban, tetapi juga berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik kota. Kondisi parkir yang tidak terkelola dengan baik disebutnya kerap memicu penyempitan jalan hingga memperparah kemacetan.

“Ini bukan sekadar soal parkir sembarangan, tapi sudah berdampak pada tata kota dan mobilitas masyarakat. Harus ada pendekatan yang lebih sistematis,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ronal juga menyoroti masih lemahnya kontrol terhadap praktik parkir di lapangan. Ia menyebut, tanpa pengawasan yang konsisten, potensi pelanggaran akan terus berulang, termasuk keberadaan juru parkir tidak resmi.

Selain aspek ketertiban, ia mengingatkan adanya potensi penerimaan daerah yang belum tergarap maksimal. Menurutnya, sektor parkir bisa menjadi salah satu sumber PAD jika dikelola secara profesional, transparan, dan berbasis sistem digital.

Namun demikian, ia menekankan bahwa orientasi utama tetap pada pelayanan publik. Sistem parkir yang baik, kata dia, harus mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat saat menggunakan fasilitas parkir.

“Pendapatan itu penting, tapi yang utama adalah pelayanan. Masyarakat harus merasa nyaman dan terlindungi,” tegasnya.

Ia pun mendorong Dinas Perhubungan untuk memperkuat pengawasan lapangan, menata ulang titik-titik parkir strategis, serta menerapkan mekanisme yang lebih modern agar pengelolaan parkir di Samarinda bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (rk/adv)

 



Tinggalkan Komentar

//