Kaltimkita.com, SAMARINDA - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Suharti mengapresiasi keseriusan daerah dalam perjuangannya mewujudkan ISBI Kaltim.Dirinya berharap Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) akan melahirkan SDM-SDM Kaltim yang berkualitas di bidang seni dan budaya di masa depan termasuk koordinasi dan sinergi yang terjalin semakin erat diharapkan dapat lebih memudahkan proses perwujudan ISBI di Kalimantan Timur.
"Kami berterima kasih kepada Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara yang telah merelakan memberikan tanahnya untuk ISBI Kalimantan Timur, ini akan menjadi bagian penting pembangunan Kalimantan Timur," kata Suharti.
Suharti mengatakan ISBI Bukan hanya tentang SDM biasa, tapi SDM berkualitas. Lebih dari itu, termasuk untuk memastikan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur melalui kreativitas dan pengembangan seni budaya. Apalagi seni dan budaya saat ini sudah menjadi salah satu pengungkit peningkatan perekonomian Indonesia.
Termasuk dukungan Presiden Joko Widodo untuk Dana Abadi Budaya (DAB) sekitar Rp 3 triliun yang sudah dicairkan dan masih akan ditambah lagi Rp 2 triliun sesuai janji Presiden Joko Widodo untuk menggenapinya menjadi Rp 5 triliun. Ada pula Dana Abadi Pendidikan (DAP) yang jumlahnya sampai Rp 101 triliun untuk peningkatan kualitas SDM.
Suharti menguraikan Dana Abadi Pendidikan nanti bisa digunakan untuk membantu peningkatan kualitas dosen dan pengajar ISBI Kaltim. , lahan 306.000 m2 atau 30 hektare yang diserahkan itu akan menjadi modal untuk pengembangan ISBI ke depan. "Jadi pengembangan budaya nanti dibantu DAB, sedangkan dosen dan pengajar dibantu DAP, Dengan adanya serah terima aset ini kita bisa segera melakukan tindak lanjut," kata Suharti.
Terkait pembangunan pendidikan di lahan ISBI, Suharti menjelaskan karena regulasi mengatur kalau belum ada kejelasan kepemilikan, maka tidak dimungkinkan juga Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi untuk mengalokasikan anggaran pembangunan.
Saat ISBI Kaltim sudah berada dalam kewenangan pusat, daerah tetap diperbolehkan untuk memberi dukungan, meski pendidikan tinggi bukan kewenangan daerah. "Kami sudah mendapat surat dukungan dari Gubernur, Bupati, dan DPRD. Ini semua akan menjadi modal utama bagi kami, Kenapa? Karena dengan adanya dukungan itu berati semua pihak sudah menerima keberadaan ISBI Kaltim," imbuhnya. (AF/ADV/Kominfo Kaltim)


