Keterangan Gambar : Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman saat menyaksikan Open Tournament Futsal Bupati Cup Tahun 2025
Makineksis.com, Kutai Timur - Cabang olahraga (Cabor) Futsal setelah sepak bola tercatat olah raga mendunia
Dalam menyukseskannya maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) bersama Dinas Pemuda Olah Raga (Dispora) Kutim menghelat Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025, Kamis (13/11/2025) malam, yang baru saja dilangsungkan.
Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025 saat berlangsungnya dibuka oleh Bupati Kutim, drs H Ardiansyah Sulaiman M.Si.Pembukaan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, perwakilan Forkopimda, Afkab Kutim, serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Ardiansyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya agenda pembukaan akibat padatnya kegiatan pemerintahan.
“Harusnya turnamen ini dibuka kemarin, tapi saya masih dalam perjalanan dan baru tiba tengah malam. Pagi tadi juga harus membuka kegiatan arung jeram di kilometer 24, dan malam ini kita lanjut ke turnamen voli,” jelasnya.
Selama berlangsungnya Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025 berlangsung sukses dan semarak
Melihat animo club futsal dan penonton, media Makineksis.com, Jumat (28/11) 2025 berbeda hari mewawancarai Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman terkait akan hal itu.Menurutnya, event olahraga seperti ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah penting untuk mengukur kemampuan para atlet yang selama ini telah berlatih.
“Kalau atlet berlatih tapi tidak bertanding, latihan itu tidak akan terlihat hasilnya. Melalui kompetisi inilah kualitas mereka diuji,” terang Ardiansyah.
Sejak 2021, Pemkab Kutim konsisten menghadirkan berbagai turnamen olahraga, baik di bawah KONI maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Ardiansyah menilai keberlanjutan event semacam ini berdampak besar terhadap perkembangan olahraga daerah serta memupuk antusiasme masyarakat untuk ikut berpartisipasi.
“Alhamdulillah, peserta malam ini luar biasa. Ada 32 tim yang turut serta. Walaupun tim berasal dari Kutim, karena sifatnya open, mereka tetap boleh menggaet pemain dari luar daerah,” ujar Bupati H Ardiansyah Sulaiman
Bupati juga menekankan pentingnya sportivitas. Ia meminta seluruh peserta menjunjung tinggi etika bertanding, menghargai lawan, dan patuh pada aturan yang berlaku.
“Kuncinya adalah semangat dan sportivitas. Bertandinglah dengan cara yang benar dan sesuai regulasi,” pesannya.
Ia turut mengarahkan Dispora Kutim serta para pelatih untuk memantau secara khusus para pemain yang menonjol selama turnamen berlangsung.
“Lihat siapa saja potensi lokal yang bisa dibina lebih jauh untuk memperkuat tim Kutim ke depan,” ucapnya. (adv/Diskominfo Staper Kutim)
Tulis Komentar