Keterangan Gambar : (ist) Kadisdikbud Kutim Mulyono akses rujukan sekolah dapat di search di google
Makineksis.com, Kutai Timur - Terus berinovasi melalui manuver terobosannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, kali ini fokusnya pada peningkatan mutu pendidikan berbasis digital.
Tahun ini, Disdikbud mengupayakan terbentuknya Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) di dua kecamatan. Yakni Sangatta Utara dan Sangatta Selatan
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, saat dikonfirmasi Jumat (5/12) 2025, mengatakan langkah ini bagian dari strategi daerah. Tujuannya memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan. Caranya dengan memperkuat sarana, prasarana, dan pemanfaatan teknologi informasi di sekolah.
“Kami fokus di wilayah perkotaan. Infrastruktur internet di Sangatta sudah memadai. Belajar dengan sistem Google tentu sangat tergantung jaringan yang stabil,” ujarnya.
Mulyono menjelaskan, ada beberapa kriteria agar sekolah bisa menjadi rujukan Google.
Pertama, seluruh guru wajib mengikuti Bimbingan Teknis Level 0 (L0) sebagai dasar penggunaan platform digital.
Kedua, minimal 30 persen guru yang sudah lulus L0 harus memiliki sertifikat Level 1 (L1) dari Google.
Selain itu, guru dan siswa harus memiliki akun Google Workspace for Education. Ini agar seluruh proses belajar-mengajar terintegrasi secara digital.
Sekolah juga wajib memiliki setidaknya 60 unit Chromebook. Perangkat ini dapat digunakan untuk dua kelas dalam pembelajaran digital.
“Sementara ini, kami mengusulkan sekitar 35 sekolah di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Harapannya, akhir tahun ini sudah ada sekolah yang resmi menjadi Sekolah Rujukan Google,” kata Mulyono.
Langkah ini diharapkan mendorong pendidikan Kutim mampu beradaptasi dengan transformasi digital. Serta menciptakan pembelajaran lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.(adv/Diskominfo Staper Kutim)
Tulis Komentar