Tulis & Tekan Enter
images

SELAMAT BERTANDING : Balikpapan berharap bisa meraih hasil maksimal dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Junior yang berlangsung di Samarinda, 12–16 Mei 2026.

Balikpapan Kirim 19 Atlet ke Kejurprov Panjat Tebing Junior Kaltim

KaltimKita.com  BALIKPAPAN – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Balikpapan mengirimkan 19 atlet muda untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Junior yang berlangsung di Samarinda, 12–16 Mei 2026. Ajang tersebut menjadi bagian dari proses pembibitan dan regenerasi atlet panjat tebing Kota Balikpapan.

Ketua FPTI Balikpapan, Jundi Rahmad Danny, mengatakan pihaknya tidak memasang target khusus dalam kejuaraan kali ini. Fokus utama adalah memberikan pengalaman bertanding sekaligus menambah jam terbang para atlet muda.

“Berkaca saat Balikpapan menjadi tuan rumah Kejurprov sebelumnya, hasil yang didapat cukup baik. Tahun ini kami lebih fokus pada pembinaan, regenerasi, dan menambah pengalaman atlet karena memang masih ada kekurangan atlet di beberapa kategori,” ujar Jundi Rahmad Danny.

Bos Inkorincorp ini menambahkan, keikutsertaan para atlet junior ini juga menjadi sarana untuk melatih mental dan fisik bertanding. Selain itu, para atlet diharapkan mampu menunjukkan hasil latihan yang selama ini dijalani.

“Yang terpenting mereka bisa tampil maksimal, merasakan atmosfer pertandingan, dan terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Balikpapan, Herdanus, menyebut 19 atlet yang dibawa akan tampil di nomor speed, lead, dan boulder. Seluruh atlet diharapkan dapat tampil optimal sesuai program pembinaan yang telah dijalankan.

“Kami membawa 19 atlet dan berharap mereka bisa tampil maksimal. Sesuai arahan pengurus, pembibitan atlet terus diarahkan agar regenerasi berjalan baik,” katanya.

Ia menilai peluang Balikpapan cukup terbuka di seluruh kategori yang dipertandingkan. Namun, persaingan diprediksi berlangsung ketat, terutama dengan kontingen Kutai Timur yang dinilai memiliki kekuatan merata.

“Potensi ada di semua kategori. Tapi memang Kutai Timur menjadi salah satu daerah yang paling bersaing,” jelasnya.

Dalam Kejurprov Junior kali ini, total 22 medali emas diperebutkan. Ia juga melihat perkembangan panjat tebing junior di Kalimantan Timur terus mengalami peningkatan, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas atlet.

“Perkembangannya cukup bagus. Secara kuantitas bertambah dan kualitas atlet juga perlahan meningkat. Kebanyakan atlet kami masih baru dan baru pertama kali ikut bertanding, jadi ini penting untuk menambah pengalaman mereka,” tutupnya. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//