Tulis & Tekan Enter
images

Sistem keamanan lingkungan melalui koordinasi intensif bersama aparat terus ditingkatkan

Kelurahan Margo Mulyo Perkuat Koordinasi Keamanan Lingkungan Bersama Aparat

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Kelurahan Margo Mulyo terus memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui koordinasi intensif bersama aparat kewilayahan dan unsur penegak ketertiban.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengamanan lingkungan berjalan efektif sekaligus meningkatkan respons cepat terhadap berbagai gangguan ketertiban masyarakat.

Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) serta Lingkungan Kelurahan Margo Mulyo, Bambang, mengatakan koordinasi keamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan Satpol PP, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.
Menurutnya, komunikasi rutin menjadi kunci utama dalam membangun sistem pengamanan lingkungan yang kuat dan terstruktur.

“Untuk kegiatan poskamling, kami selalu berkoordinasi dengan Satpol PP. Selain itu, komunikasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai aparat kewilayahan juga dilakukan secara berkala,” ujar Bambang, Selasa (12/5/2026).

4fff2111-c8f5-4d2a-b60c-52732685e3ce_1

Ia menjelaskan, koordinasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ronda malam, tetapi juga mencakup penanganan cepat terhadap laporan gangguan keamanan maupun ketertiban yang terjadi di tengah masyarakat.
Setiap laporan yang diterima dari warga, kata Bambang, akan segera diteruskan kepada aparat terkait agar penanganan dapat dilakukan sesuai tingkat urgensi di lapangan.

“Kami perlu memastikan bahwa setiap kejadian yang dilaporkan warga segera ditindaklanjuti. Dengan sinergi ini, informasi bisa langsung diteruskan dan aparat dapat bergerak lebih cepat,” katanya.

Selain menjaga keamanan secara preventif, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga turut memberikan pendampingan teknis kepada para Ketua RT dan kader keamanan lingkungan. Pendampingan tersebut meliputi pengaturan jadwal ronda, pembagian petugas jaga, pola koordinasi, hingga langkah awal penanganan apabila terjadi insiden di lingkungan warga.
Menurut Bambang, pendampingan tersebut sangat membantu, khususnya bagi RT yang belum memiliki pengalaman dalam menjalankan sistem keamanan lingkungan secara terstruktur.

“Arahan teknis dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas membantu RT memahami pola ronda yang benar. Hal ini penting agar setiap wilayah memiliki standar pengamanan yang sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, Satpol PP juga rutin menerima laporan keamanan wilayah dari pihak kelurahan. Laporan tersebut menjadi dasar dalam memetakan titik rawan gangguan keamanan sekaligus menentukan wilayah yang membutuhkan perhatian dan pembinaan lebih lanjut.
Karena itu, Bambang mengimbau seluruh RT agar aktif menyampaikan perkembangan situasi keamanan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting dalam membangun sistem keamanan kolektif yang lebih responsif.

“Kami mendorong setiap RT untuk tidak ragu menyampaikan situasi keamanan di wilayahnya. Laporan yang jelas sangat membantu kami dalam menentukan langkah pembinaan dan pengawasan,” ujarnya.

Ia menilai sinergi antara kelurahan, aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga ketenteraman lingkungan, terutama di tengah meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor di sejumlah wilayah kota.

“Keamanan lingkungan tidak bisa dijaga sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” tutup Bambang.(ref)



Tinggalkan Komentar

//