Tulis & Tekan Enter
images

Ketua KONI Balikpapan, Gasali (Hadriyani/Kaltimkita.com)

KONI Balikpapan Harapkan Sinergi Pembinaan Olahraga di Bawah Kepemimpinan Anderiy Syachrum

Kaltimkita.com, SAMARINDA - Terpilihnya Anderiy Syachrum sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026-2030 disambut positif oleh pengurus KONI kabupaten dan kota. Salah satunya datang dari Ketua KONI Balikpapan, Gasali, yang berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat sinergi antara KONI provinsi dengan daerah dalam membangun prestasi olahraga.

Menurut Gasali, kolaborasi antara KONI Kaltim dan KONI kabupaten/kota menjadi kunci penting untuk menciptakan pembinaan atlet yang berkelanjutan hingga mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

"Alhamdulillah sudah terpilih Bapak Haji Anderiy Syachrum sebagai Ketua KONI Kalimantan Timur periode 2026-2030. Harapan kami sebagai kabupaten dan kota, sinergi serta koordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota bisa berjalan lebih baik lagi," kata Gasali usai Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim di Samarinda, Rabu (3/5/2026). 

Ia menilai setiap daerah di Kalimantan Timur memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda dalam membina atlet. Karena itu, dukungan dari KONI provinsi sangat diperlukan agar pembinaan olahraga di daerah dapat berjalan optimal.

"Setiap kabupaten dan kota memiliki kondisi wilayah yang berbeda-beda. Karena itu kami berharap provinsi bisa melihat kebutuhan masing-masing daerah sehingga sinkronisasi program dan komunikasi dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Gasali menekankan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh anggaran. 

Menurut dia, dukungan moral, penguatan sumber daya manusia hingga pendampingan manajemen organisasi olahraga juga menjadi faktor penting yang dibutuhkan daerah.

"Tidak semua berbicara soal anggaran. Dukungan dari sisi mental, SDM, dan manajemen organisasi juga sangat penting. Kami di daerah membutuhkan support dari provinsi sebagai jenjang pembinaan tertinggi di tingkat daerah," tuturnya.

Ia menjelaskan, pembinaan atlet usia dini harus menjadi perhatian bersama karena menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan.

"Harapan kami, sinergitas dan kolaborasi ini bisa terbentuk agar pembinaan usia dini di kabupaten dan kota berjalan lebih baik. Kalau pondasi pembinaan sejak usia dini kuat, maka prestasi olahraga Kalimantan Timur ke depan juga akan semakin baik," kata Gasali.

Gasali mengungkapkan selama ini pembinaan olahraga di Balikpapan telah berjalan cukup baik berkat kerja keras cabang olahraga dan para pelatih. Namun demikian, daerah tetap membutuhkan dukungan dan arahan dari KONI Kaltim agar kualitas pembinaan terus meningkat.

"Kami tentu mengapresiasi seluruh cabang olahraga yang selama ini bekerja keras. Tetapi kami juga membutuhkan dorongan dari KONI provinsi agar kualitas pembinaan, manajemen organisasi hingga pelaporan kegiatan bisa semakin baik," ujarnya.

Gasali juga menyatakan dukungan terhadap visi keterbukaan dan transparansi yang disampaikan Anderiy Syachrum saat penyampaian program kerja dalam Musorprov.

"Kami mendukung apa yang sudah disampaikan beliau terkait keterbukaan, transparansi, dan tata kelola organisasi yang lebih baik. Semoga amanah yang diberikan seluruh kabupaten, kota, dan cabang olahraga dapat dijalankan dengan baik sehingga target prestasi Kalimantan Timur ke depan bisa tercapai,"ucapnya.

Selain menyampaikan harapan kepada ketua terpilih, Gasali juga memberikan apresiasi kepada Ketua KONI Kaltim periode sebelumnya, Rusdiansyah Aras, yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan olahraga di Benua Etam.

Menurut dia, meski masa kepemimpinan Rusdiansyah telah berakhir, sosok tersebut tetap menjadi figur penting yang telah meletakkan dasar pembinaan olahraga di Kalimantan Timur.

"Atas nama KONI Balikpapan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Rusdiansyah Aras yang selama ini banyak memberikan masukan, baik dari sisi pembinaan maupun pengembangan organisasi olahraga. Beliau sangat berjasa bagi olahraga Kalimantan Timur," kata Gasali.

Ia berharap pengalaman dan pemikiran Rusdiansyah tetap dapat menjadi referensi bagi pengurus KONI Kaltim ke depan dalam membangun olahraga prestasi.

"Walaupun masa jabatannya telah berakhir, beliau tetap bagian dari sejarah olahraga Kalimantan Timur. Kami masih mengharapkan masukan-masukan beliau agar Kalimantan Timur benar-benar menjadi lumbung atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional," pungkas Gasali. (Hadriyani)



Tinggalkan Komentar

//