Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Kelurahan Kariangau terus mempersiapkan diri menghadapi penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mulai diberlakukan tahun depan. Tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, pemerintah kelurahan juga fokus meningkatkan kesiapan layanan dan kenyamanan warga dalam mengakses pelayanan kesehatan dasar.
Lurah Kariangau, Singgih Aji Wibowo, mengatakan rehabilitasi tujuh posyandu yang dilakukan sepanjang 2025 merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis lingkungan. Menurutnya, keberadaan posyandu memiliki peran penting karena menjadi titik pelayanan paling dekat dengan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lansia. “Kami tidak ingin posyandu hanya berfungsi sebagai tempat penimbangan balita saja. Ke depan, posyandu harus benar-benar siap menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat sesuai standar Posyandu 6 SPM,” kata Singgih, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, penerapan Posyandu 6 SPM menuntut kesiapan yang lebih menyeluruh, mulai dari sarana dan prasarana, administrasi, hingga dukungan terhadap para kader posyandu di lapangan. Karena itu, selain melakukan rehabilitasi bangunan, pihak kelurahan juga melengkapi kebutuhan operasional dan administrasi agar seluruh posyandu dapat menjalankan pelayanan secara maksimal. “Kami juga memperhatikan kebutuhan pendukung lainnya, termasuk legalitas dan hibah sarana untuk operasional. Jadi bukan hanya bangunannya yang diperbaiki, tetapi sistem pelayanannya juga disiapkan,” ujarnya.
Singgih menyebutkan, tujuh posyandu yang direhabilitasi dipilih berdasarkan hasil pendataan kondisi fasilitas yang dilakukan kelurahan. Prioritas diberikan pada posyandu yang dinilai paling membutuhkan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Menurutnya, kenyamanan fasilitas sangat berpengaruh terhadap antusiasme warga untuk datang ke posyandu. Karena itu, kelurahan ingin menghadirkan suasana pelayanan yang lebih aman, bersih, dan ramah bagi masyarakat. “Kalau tempatnya nyaman, masyarakat tentu lebih semangat datang memeriksakan kesehatan anak maupun keluarganya. Ini yang ingin kami dorong,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran para kader posyandu yang selama ini aktif membantu pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat lingkungan. Menurut Singgih, kader menjadi ujung tombak dalam memastikan program kesehatan pemerintah dapat berjalan langsung di tengah masyarakat. “Kader posyandu punya peran besar karena mereka yang bersentuhan langsung dengan warga setiap bulan. Maka fasilitas yang baik juga menjadi bentuk dukungan bagi mereka,” katanya.
Melalui langkah tersebut, Kelurahan Kariangau berharap kualitas pelayanan kesehatan dasar semakin meningkat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan pemantauan kesehatan masyarakat sejak dini. “Harapan kami, posyandu bisa menjadi ruang pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu mendukung kesehatan generasi mendatang,” tutup Singgih. (ref)


