0882022044248
Iklan DPRD Paser

Disdikbud Kutim Soroti Kekurangan PAUD Negeri, Tenaga Pendidik Jadi Kendala Utama

$rows[judul]

Meditama.id, SANGATTA - Hingga akhir 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) mencatat baru terdapat 27 PAUD Negeri yang tersebar di 18 kecamatan. Jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal, terutama bagi desa-desa di daerah pelosok.

Plt Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, menyebut bahwa distribusi PAUD Negeri tidak merata. Di Sangatta Utara saja, hanya terdapat dua PAUD Negeri, yakni TK Negeri 1 dan TK Negeri Pembina Kabupaten.

“Jumlah ini masih jauh dari ideal. Kita berharap setiap desa memiliki minimal satu TK dan satu TPA Negeri,” katanya belum lama ini.

Meski kebutuhan sekolah baru cukup mendesak, Heri menegaskan bahwa pemerintah daerah belum merencanakan pembangunan gedung baru dalam waktu dekat. Kendalanya bukan pada anggaran atau lahan, melainkan minimnya tenaga pengajar PAUD.

“Masalah anggaran aman, lokasi juga siap. Yang kurang itu tenaga pengajarnya. Guru PAUD kita masih sangat minim,” jelasnya.

Karena itu, Disdikbud Kutim memilih memprioritaskan peningkatan jumlah dan kompetensi pendidik PAUD sebelum memperluas pembangunan fisik sekolah. Pemerintah menilai layanan pendidikan dini harus berkualitas sebelum dilakukan ekspansi unit sekolah baru.

Program peningkatan kompetensi pendidik PAUD pun telah mulai berjalan sejak 2024, mencakup pelatihan kurikulum, pengembangan karakter anak, hingga peningkatan kualifikasi akademik.

Heri menegaskan bahwa akses PAUD yang merata merupakan pondasi penting bagi keberlanjutan pendidikan dasar.

“Kami ingin memastikan bahwa sebelum membangun fisik, layanan pendidikannya dulu yang diperkuat,” tutupnya.(adv) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)