0882022044248
Iklan DPRD Paser

Revitalisasi Bahasa Kutai Menguat, Disdikbud Fokuskan Pembelajaran di SD dan SMP

$rows[judul]

Meditama.id, SANGATTA - Pemkab Kutai Timur (Kutim) terus memacu upaya menjaga eksistensi bahasa Kutai melalui program revitalisasi yang berkelanjutan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menegaskan bahwa penguatan bahasa daerah kini menjadi bagian penting dalam kurikulum sekolah, terutama jenjang SD dan SMP.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, menjelaskan bahwa proses revitalisasi telah dimulai sejak dua hingga tiga tahun terakhir. Salah satu tonggak pentingnya adalah penyusunan buku muatan lokal bahasa Kutai yang kini menjadi rujukan dalam proses pembelajaran. Buku tersebut memuat metode dan model pengajaran yang disesuaikan dengan konteks siswa saat ini.

Selain buku ajar, kerja sama antara Disdikbud dan Balai Bahasa menghasilkan penyusunan Kamus Bahasa Kutai yang kini digunakan sebagai acuan baku oleh para guru. Keberadaan kamus tersebut membantu memperjelas struktur bahasa dan menghilangkan perbedaan interpretasi yang sering muncul dalam penulisan maupun percakapan.

Program pelatihan guru juga telah dilakukan secara bertahap agar para pendidik memiliki kompetensi memadai dalam mengajar bahasa daerah.

“Program ini sudah lama berjalan di SD dan SMP. Tinggal kita kembangkan lewat talkshow maupun kegiatan seni budaya,” kata Padliansyah belum lama ini.

Untuk memperkuat ekosistem pembelajaran, mata pelajaran seni budaya daerah kini turut dimasukkan dalam kurikulum. Disdikbud berharap siswa tidak hanya mempelajari bahasa sebagai alat komunikasi, tetapi juga memahami akar budaya dan identitas lokal.

“Kita ingin revitalisasi ini menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap identitas budaya,” ujarnya. (adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)