Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohon Anak DPRD Kutim Kidang Hamdari Terjun Ke PolitikDi Restu Bergabung Ke DPD PAN Kutiim

$rows[judul] Keterangan Gambar : DPRD Kutim H Kidang bangga plus vharu anaknya Hamdari direkrut kader DPD PAN Kutim

Makineksis.com, Kutai Timur - "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" hal ini berkaitan erat antra kiprah jejak karier politik, sang ayah kandung sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), fraksi Demokrat H Masdari Kidang SE dan putra kandung tercintanya Hamdari, M Kidang S.H., M.Kn

Pasalnya, Sabtu (2/5), masih tengah menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Kutai Timur (Kutim), legislatif H Kidang mengkonfirmasikan bahwasannya buah hatinya itu baru saja bergabung sebagai kader politisi  DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kutim

Majunya Hamdari di dunia politik, melalui kebesaran perahu PAN tak lepas dari dorongan kuat ayah Hamdari, DPRD H Kidang.

"Karena di jiwa leadership saya sebagai wakil rakyat, darah dan penjiwaan saya kental mengalir darah politik sekaligus garisan dan takdir dari yang maha kuasa, begitupun sebaliknya terhadap anak saya salah satunya Hamdari," ucap legislatif juga seorang tokoh yang dituakan pada dapil duanya itu (Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Bengalon).

Ia mengisahkan, setiap orang tua pastilah memiliki perasaan yang sama, menginginkan masa depan terbaik bagi anak-anaknya didasari dengan ilmu mumpuni, berkompetensi, berakhlak mulia, iman, taqwa serta mampu berkompetisi secara sehat dan dinamis

"Saya sangat bangga anak saya itu telah banyak menunjukan rasa baktinya dengan orang tua, memberikan sauri tauladan (contoh baik) ke adik-adiknya dengan menyelesaikan ilmu akademisi perguruan tinggi hingga sukses menyandang gelar SH., MKN dan telah ditempa proses demi proses menjalani pendidikan bukan didapatkan secara instan atau membeli titel sarjana. Bahkan anak saya juga beberapa kali menerima beasiswa prestasi, "ulas H Kidang dengan penuh bangga dan haru.

H Kidang walau semula tak mudah juga meyakini, Hamdari ke dunia politik, terlebih anaknya itu fokus berkecimpung pada profesi ke notarisan serta melalang buana berkantor di IKN hingga ke Kota Minyak Balikpapan.

"Bikin bertambahnya kebanggaan saya sebagai orang tua, diam-diam ternyata selain multitalenta baik menggeluti notaris, politik juga berbakat pada pengembangan investasi progres bisnis properti (perumahan) di ibu kota negara Nusantara (IKN) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)  itu semua murni hasil kerja kerasnya tanpa membebani orang tua" bebernya

Terlebih latar belakang H Kidang merupakan sosok sederhana, tokoh pejuang buruh tani didikan inilah yang ditanamkan ke para buah hatinya secara turun - temurun jauh dari kesan kemewahan dan berpegang teguh pada filosofi ilmu padi "bagaikan padi, semakin berisi semakin merunduk", istilah yang sering digunakan setelah merunduk untuk menggambarkan puncak kedewasaan atau karakter seseorang adalah rendah hati, tawadhu, atau bersahaja

"Saya selalu berpesan ke Hamdari Inshaallah apabila nanti terkabul sekaligus diijabah oleh Allah Swt, saya selalu berpesan jangan sombong selalu turun ke masyarakat karena dari masyarakat-lah kita terpilih dan mewakili aspirasi, jujur, jangan mengumbar dan mudah berjanji apabila diluar kapasitas kemampuan kita lebih baik  berterus terang apa adanya bisa tidaknya kelak usulan terealisasi karena kembali melihat dari perkembangan anggaran  daerah kondisi yang ada. Sehingga memberikan penilaian positif dan nama harum senantiasa dikenang hingga akhir hayat kelak sebagai ladang amal, jariyah kebaikan kepada masyarakat, amin," ujar H Kidang.

H Kidang mengatakan, optimis apabila sukses sebagai DPRD otomatis karier notaris tetap terpakai dan akan mampu mendatangkan klien (coustemer) yang menggunakan jasa keilmuannya.

"Pastilah client akan mengalir dengan sendiri dan memberikan imej positif, artinya client yang memakai jasa profesi melalui anak saya pada bidang notaris barang tentunya seraya berkata notarisnya juga anggota dewan inshaallah pastilah amanah dan mengawal tuntas kepengurusan tertib administrasi perijinan akta usaha dengan baik dan profesional," beber H Kidang

H Kidang menekankan dan perlu digaris bawahi hijrahnya Hamdari ke politik bukan karena dinasti akan tetapi murni karena potensi, kecerdasan latar keilmuan pendidikan yang mumpuni dan banyak belajar dari pengalaman yang ada terutama kemasyarakatan.

Seperti yang disampaikan H Kidang mengutip dari pernyataan ketua DPD  PAN Kutim, Yosep Udau latar belakang partainya merekrut putra kandung H Kidang, Hamdari ke partainya murni karena potensi yang dimilikinya dan mampu bersama - sama membesarkan partai terlebih putra pribumi jadi memahami betul apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Sementara anggota DPRD Kutim. H Mulyana menyatakan kepada H Kidang bahwasannya putra kandungnya itu, anak yang baik, bakti kepada orang tua, memiliki etika, kesantunan, adab, perilaku baik, berwibawa.

"Yang terpenting saya memberikan masukan ke anak saya, jika menjadi anggota dewan berkelanjutan banyak bersilaturahmi dengan masyarakat itu kunci utama serta pro kepentingan umum," tandas H Kidang. (aji/rin)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)