Sekwan DPRD Kutim Yang Baru Jainuddin Kedepan Rutin Gelar Coffe Morning Media PatnersPemberitaan Sangat Memiliki Peran Penting

$rows[judul] Keterangan Gambar : Saat media Makineksis audiensi ke ruanh kerja DPRD Kutim

Makineksis.com, Kutai Timur - Dalam menginformasikan seputar agenda kegiatan  lintas unsur pimpinan bersama segenap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) termasuk kesekretariatan, Sekertaris Dewan (Sekwan), Jainuddin, SE, MM sangat "welcome" terhadap kalangan wartawan sebagai media patner's

"Saya akan agendakan dalam setiap bulannya demgan menggelar Coffee morning  dengan awak media terutama dalam menyukseskan keterbukaan informasi publik," terang Sekwan DPRD Jainuddin

Jainuddin, mengatakan pertemuan dengan para wartawan kedepannya "inshaallah" tidak selalu bersifat formal akan tetapi bisa juga dengan nuansa santai penuh kebersamaan, komunikatif sambil kongkow - kongkow alias ngopi bareng.

"Terutama dalam mencairkan suasana, sembari menyerap informasi sekaligus  mendengar langsung beragam usulan aspirasi masyarakat Kutim, yang dapat disuarakan melalui media agar dapat diperjuangkan para wakil rakyat kita," terangnya

Karena ia berpendapat peran media sangat penting, berpengaruh luas serta memiliki manfaat yang dapat dirasakan khalayak luas, masyarakat pada umumnya.

"Saya mewakili anggota legislatif terutama sekretariat DPRD tidak alergi kritikan asalkan bertujuan membangun berdasarkan by data, update, kredibel, berimbang serta profesional dapat dipertanggungjawabkan jangan sampai hoax," tegas Jainuddin

Jainuddin mengungkapkan sebenarnya disekretariat DPRD telah memiliki website resmi media online kehumasan tersendiri.

"Akan tetapi kita juga membutuhkan publikasi dan informasi media  umum  diluar  web resmi sekretariat DPRD," ucapnya.

Untuk itu, sebagai komitmen "konsisten" Sekwan Jainuddin akan terus menjaga hubungan baik dengan media terutama memprioritaskan progres kemitraan

"Tanpa peran media mustahil dapat menggambarkan beragam kegiatan dewan maupun layanan sekretariat legislatif, sehingga mematahkan stigma tidak bekerja dan sebagaianya dikarenakan minim terserap informasi yang dipublikasikan oleh media," tutup Jainuddin.(aji/rin)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)