Meditama.id, TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyatakan dukungannya terhadap percepatan pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Tanjung Redeb.
Namun, di balik dukungannya, ia menegaskan langkah tersebut harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur serta edukasi menyeluruh kepada masyarakat.
Menurutnya, ETLE tidak hanya soal kamera yang dipasang di titik strategis, tetapi juga kesiapan sistem pendukung agar penegakan hukum berlangsung transparan dan tidak membingungkan warga.
“Kita ingin ETLE diterapkan, tapi jangan sampai justru menimbulkan kegaduhan karena masyarakat belum memahami mekanisme penindakannya,” ujarnya.
Ia menilai, sebelum pemasangan dilakukan, Pemerintah Daerah bersama Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Berau perlu memastikan adanya sosialisasi yang intensif.
Hal ini penting agar masyarakat mengetahui aturan, lokasi pemantauan, hingga prosedur ketika menerima surat konfirmasi pelanggaran.
Dedy juga menyinggung perlunya peningkatan sarana pendukung, seperti marka jalan dan rambu yang masih kurang jelas di beberapa ruas kota.
“Ketertiban lalu lintas tidak hanya dibentuk oleh kamera, tetapi juga oleh fasilitas jalan yang layak,” tegasnya.
Meski begitu, ia menuturkan DPRD tetap siap memberikan dukungan anggaran apabila program ETLE telah direncanakan secara matang.
“Kami ingin semuanya berjalan efektif. Keselamatan publik adalah prioritas, namun langkahnya harus terukur,” tutupnya. (adv/jek)
Tulis Komentar