Tulis & Tekan Enter
images

Pj Gubernur Dukung Keinginan DPRD, Kaltim jadi Lumbung Pangan

Kaltimkita.com, SAMARINDA - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik menyatakan mendukung keinginan DPRD Kaltim menjadikan Kaltim sebagai lumbung pangan (khususnya beras) dengan cara memperluas sawah dan meningkatkan sistem pengairan, terutama di sejumlah kecamatan di Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).

Menurut Akmal, dia sudah berkomunikasi dengan sejumlah petani sawah di Paser dan PPU dan bertanya mengapa lahannya dialihkan untuk kebun sawit.“Jawab petani hampir sama, untuk tetap berswah dan menanam padi diperlukan air, sedangkan air sulit sebab, ait dari bendungan Telake belum jalan. Jadi mereka tanam sawit karena hal itu,” ungkapnya.

Untuk mengatasi masalah petani dalam mengolah sawah, kata Akmal, Dinas PUPR dan PERA Kaltim sudah menyiapkan dana untuk membeli empat pompa air dalam skala besar dari sungai Telake ke sawah-sawah di sekitar sugai tersebut.“Pompanya besar, harga satu pompa Rp4 miliaran,” katanya.

Menurut Akmal, kebutuhan beras ke depan di Kaltim akan meningkat terus seiring pertambahan penduduk karena ada IKN. Sebagian kebutuhan beras itu bisa dipasok dari luar daerah, tapi Kaltim sendiri penting juga sebagai penghasil beras. Tidak bagus terlalu tergantung pada beras dari luar.

Begitu pula Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo. Menurut Sigit sektor pertanian Kaltim tidak bisa dikelola secara tradisional lagi. Jika ingin meletakkan sektor ini menjadi pengganti Migas, maka yang harus dilakukan adalah menciptakan pertanian modern.“Kaltim perlu fokus ke sektor ini. Pertanian modern,” ucap Sigit, beberapa waktu lalu. Sedangkan Muhammad Samsun menyebutkan, jika sektor pertanian menjadi andalan di masa depan. Lantaran itu, Pemprov Kaltim mulai harus fokus menjadikan Kaltim sebagai lumbung pangan, dengan program peningkatan produksi dalam rentang waktu jangka panjang dan berkelanjutan.

Muhammad Samsun mengatakan, keinginan bersama ini harus diwujudkan dalam bentuk komitmen yang disertai alokasi anggaran. Apalagi sudah ada IKN yang diprediksi dalam waktu dekat, begitu terjadi perpindahan, akan menambah jumlah penduduk Pulau Kalimantan sekitar 2 juta jiwa. “Kami harap, Pemprov Kaltim bisa manfaatkan peluang ini untuk hadirkan pemenuhan pangan yang mandiri dan berkualitas. kata Samsun. (Adv/DPRD Kaltim)


TAG

Tinggalkan Komentar

//