Tulis & Tekan Enter
images

Melalui program PAUD, Kelurahan Margasari terus tingkatkan literasi anak sejak usia dini

Program Bunda PAUD di Margasari Fokus Bentuk Generasi Cerdas dan Kreatif

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat, terus mendorong peningkatan budaya literasi bagi anak-anak usia dini di kawasan pesisir. Melalui program Bunda PAUD, berbagai kegiatan edukatif dikembangkan untuk membiasakan anak mengenal dunia belajar dan membaca sejak kecil.

Lurah Margasari, Hendra Jaya Prawira, mengatakan pendidikan anak usia dini menjadi salah satu perhatian penting pemerintah kelurahan karena berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kemampuan belajar anak di masa depan.

Menurutnya, lingkungan pesisir memiliki tantangan tersendiri dalam membangun minat belajar anak. Karena itu, pendekatan pendidikan harus dilakukan secara kreatif dan menyenangkan agar mudah diterima anak-anak maupun orang tua.

“Anak-anak di kawasan pesisir harus mendapatkan kesempatan belajar yang sama. Karena itu kami terus mendorong kegiatan PAUD yang aktif dan menyenangkan,” kata Hendra, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, program Bunda PAUD di Margasari selama ini tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar dasar, tetapi juga membangun kebiasaan positif seperti membaca, menjaga kebersihan, dan mengenal lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut dijalankan bersama kader PKK, pengelola PAUD, dan relawan pendidikan di lingkungan kelurahan. Anak-anak diajak belajar melalui permainan edukatif, kegiatan bercerita, hingga aktivitas kelompok yang melatih keberanian dan kemampuan komunikasi.

“Kalau anak-anak belajar sambil bermain, mereka biasanya lebih cepat memahami dan merasa senang datang ke PAUD,” ujarnya.

Hendra menyebutkan, pemerintah kelurahan saat ini juga mulai mengintegrasikan kegiatan PAUD dengan program literasi yang sudah berjalan di Perpustakaan Margasari. Tujuannya agar anak-anak terbiasa berinteraksi dengan buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.

Menurutnya, pengenalan budaya membaca sejak dini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan kreativitas anak-anak di wilayah pesisir.

“Supaya anak-anak terbiasa membaca sejak kecil. Kami ingin mereka punya rasa ingin tahu yang tinggi dan tidak tertinggal dari daerah lain,” jelasnya.

Selain anak-anak, perhatian juga diberikan kepada guru dan pengelola PAUD melalui berbagai pelatihan peningkatan kapasitas. Pelatihan tersebut meliputi metode pembelajaran kreatif, kurikulum tematik, hingga cara menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman.

Hendra menilai kualitas pengajar menjadi faktor penting dalam membangun suasana belajar yang positif bagi anak usia dini.

“Guru PAUD harus bisa menjadi teman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa masih ada sebagian orang tua yang belum memahami pentingnya pendidikan usia dini. Karena itu, peran Bunda PAUD dinilai sangat membantu dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya stimulasi pendidikan sejak kecil.

Melalui penguatan literasi dan pendidikan anak usia dini, Pemerintah Kelurahan Margasari berharap anak-anak di kawasan pesisir dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih percaya diri, cerdas, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. (ref)



Tinggalkan Komentar

//