0882022044248
KUtim

Mendorong Penyediaan Layanan Rupiah di Wilayah Sungai Kalimantan melalui Ekspedisi Rupiah Kalimantan

$rows[judul]

Meditama.id - Sebagai implementasi salah satu tugas dalam pengelolaan uang Rupiah, Bank Indonesia secara berkelanjutan terus mendorong penguatan layanan penyediaan uang layak edar di tengah masyarakat, termasuk di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan kehadiran dan mendorong keterjangkauan masyarakat khususnya di wilayah pesisir sungai di Kalimantan, maka Bank Indonesia melaksanakan kegiatan Ekspedisi Rupiah Kalimantan (ERK) 2026 di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Wilayah Kalimantan, dimulai secara serentak dari tanggal 27 s.d 30 April 2026.

ERK 2026 dilaksanakan melalui sinergi dan kolaborasi dengan pihak TNI Angkatan Laut dalam rangka memperkuat layanan Rupiah untuk masyarakat di wilayah perairan sungai. Sinergi dan Kolaborasi yang terjalin dengan pihak TNI Angkatan Laut menjadi landasan utama dan faktor strategis yang memastikan pelaksanaan ERK 2026 apat berjalan dengan lancar. Dukungan TNI Angkatan Laut melalui mobilisasi armada dan pengamanan kegiatan di wilayah perairan mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang inklusif bagi masyarakat di sepanjang aliran sungai Kalimantan.

Pelaksanaan kegiatan ERK 2026 diawali oleh Seremonial Kick Off dan Pelepasan Tim ERK 2026, yang dilaksanakan secara serentak pada 27 April 2026. Khusus untuk Bank Indonesia di Wilayah Kerja Provinsi Kalimantan Timur dan Balikpapan, kegiatan Kick Off dan Pelepasan tim ERK 2026 dilaksanakan dengan mengambil tempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan. Kegiatan  Kick Off dan Pelepasan dipimpin secara langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, bersama dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, serta Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, S.H., M.M.D.S.

Pelaksanaan ERK 2026 merupakan kelanjutan dari Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang telah Kick Off di Surabaya pada 23 April 2026, sebagai bagian dari upaya Bank Indonesia dalam menjangkau layanan kas ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berupaya untuk mendorong penyediaan uang layak edar, sekaligus memastikan terjaganya kualitas Rupiah yang beredar di masyarakat, sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya sesuai dengan rencana, pelaksnaaan ERK 2026 difokuskan untuk menjangkau masyarakat yang berada di wilayah aliran sungai strategis di Kalimantan, antara lain Sungai Kayan di Kalimantan Utara, Sungai Mahakam di Kalimantan Timur, Sungai Kandilo di Balikpapan, Sungai Barito di Kalimantan Selatan dan Tengah, serta Sungai Sambas Besar di Kalimantan Barat. Wilayah tersebut merupakan jalur utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal, termasuk layanan penukaran uang Rupiah.

Khusus di wilayah Balikpapan, ERK 2026 ditargetkan menyasar daerah perairan di Balikpapan dan Kabupaten Paser, dengan area tujuan meliputi: Desa Tanjung Aru dan Pasir Mayang, kemudian melalui aliran Sungai Kandilo Pasir Belengkong, Kabupaten Paser. Dalam rangkaian kegiatan ERK, selain menghadirkan layanan kas keliling susur sungai sebagai bagian dari implementasi Clean Money Policy melalui kegiatan penukaran uang Rupiah layak edar, ERK 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan masyarakat secara terintegrasi, untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat dalam bertransaksi, aman dan tepat waktu. Lebih lanjut dalam rangkaian kegiatan ERK 2026, juga diakukan kegiatan edukiasi dan literasi untuk mendorong peningkatan literasi keuangan, mendorong pemanfaatan transaksi non-tunai, serta berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah kegiatan, melalui pelaksanaan kegiatan yang meliputi: Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, kebanksentralan, serta sistem pembayaran digital melalui QRIS dan PeKA.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan layanan penyediaan uang Rupaih layak edar, yang akan terus diintegrasikan oleh kegiatan edukasi hingga ke pelosok negeri, termasuk daerah terpencil. Lebih lanjut Bank Indonesia juga akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah dan mendukung ketahanan sistem keuangan nasional. (tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)