Kaltimkita.com, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menghadiri, sekaligus menjadi pembicara Lingkar Komunikasi Pimpinan Daerah Untuk Pembangunan Hijau di Kalimantan Timur 2022 diikuti para bupati/walikota serta pimpinan instansi terkait kabupaten dan kota se Kaltim. secara hybrid di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim pada Selasa (7/6/22).
Gubernur Isran Noor mengatakan kegiatan pembangunan hijau dengan segala aktifitasnya hanya Kaltim yang melaksanakannya. Dilihat dari sejarah pembangunan hijau sejak deklarasi lingkungan hidup atau Deklarasi Stockholm pada 50 tahun yang lalu, dimana Swedia sudah melaksanakan secara intens pembangunan dan, memelihara lingkungan serta program-program pembangunan hijau.
"Atas nama pribadi dan pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi, terimakasih dan salut setinggi-tingginya kepada para bupati dan walikota, Bupati dan walikota telah melakukan hal yang luar biasa, tentu sangat mendukung program Provinsi Kaltim. Dan ini memang yang harus kita pertahankan bahkan lanjutkan, Di Indonesia, saya melihat Kaltim yang melaksanakannya sejak 2013 sampai sekarang, benar ini, bukan memujungi diri sendiri," kata Gubernur Isran Noor.
Isran Noor menuturkan sebab regulasi-regulasi (peraturan daerah) yang telah dibuat Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota, sebuah fakta bahwa Kaltim punya konsistensi dan komitmen yang kuat dalam pembangunan hijau di daerah. Terkait ini juga pemerintah pusat bahkan dunia internasional memberikan apresiasi luar biasa kepada Kaltim melalui program FCPF Carbon Fund dan World Bank. Selain itu, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022 secara nasional, juga Kaltim menjadi provinsi yang terbanyak memperoleh proper emas. "Dan ini baru ada Kaltim. Satu-satunya provinsi di Indonesia yang mendapat apresiasi dan kita meski syukuri,Tahun ini ada 9 proper emas yang diperoleh Kaltim dalam hal kegiatan lingkungan dan tidak satupun memperoleh proper hitam," Ujar orang nomor satu di Kaltim ini. (HS/ADV/Kominfo Kaltim)


