Tulis & Tekan Enter
images

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud

Balikpapan Siapkan Kawasan Hunian Tertata Sambut Pertumbuhan Kota dan IKN

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat sinergi dengan para pengembang perumahan guna menghadirkan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menegaskan, bahwa sektor perumahan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan Kota Balikpapan yang terus berkembang harus diimbangi dengan ketersediaan hunian yang tertata dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah dan pengembang sangat penting untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap rumah yang layak huni, terutama bagi MBR. Ini juga menjadi bagian dari arahan pemerintah pusat dan Presiden agar kebutuhan papan masyarakat dapat terpenuhi,” kata Rahmad, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen memberikan kemudahan pelayanan perizinan bagi para pengembang, selama seluruh proses tetap berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. 

Menurutnya, pemerintah tidak memiliki kepentingan untuk mempersulit investasi maupun pembangunan perumahan di daerah.

“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada upaya mempersulit proses perizinan. Namun semua tahapan harus mengikuti aturan agar pembangunan berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Rahmad juga menilai forum diskusi bersama pengembang menjadi wadah penting untuk mendengarkan berbagai masukan dan persoalan yang dihadapi di lapangan. Pemerintah, lanjutnya, membuka ruang komunikasi agar setiap hambatan dapat diselesaikan bersama melalui koordinasi yang baik.

Menurut dia, pembangunan perumahan tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga menyangkut penataan kota, infrastruktur, hingga kualitas lingkungan permukiman. 

"Karena itu, pemerintah ingin memastikan setiap pembangunan perumahan memperhatikan aspek keberlanjutan dan kenyamanan warga," akunya.

Selain itu, Rahmad menegaskan bahwa Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menghadapi pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap hunian diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

“Kita harus mempersiapkan sejak sekarang. Balikpapan harus mampu menyediakan kawasan permukiman yang tertata, sehat, dan mendukung pertumbuhan kota ke depan,” katanya.

Ia berharap hubungan antara pemerintah dan pengembang dapat terus terjalin secara harmonis sehingga pembangunan sektor perumahan di Balikpapan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (ref/adv diskominfo Balikpapan)



Tinggalkan Komentar

//