Kaltimkita.com, TASHKENT - Setelah berkunjung di Almaty Kazakhstan, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi didampingi istri, Hj Erni Makmur bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Tashkent Uzbekistan. Tiba di Tashkent, pukul 11.40 waktu setempat. Kedatangan rombongan Wagub Hadi Mulyadi disambut dan diterima Diplomat Bidang Politik KBRI Tashkent Rofita mewakili Duta Besar Republik Indonesia untuk Uzbekistan merangkap Republik Kyrgyzstan Prof Dr H Sunaryo Kartadinata.
"Selamat datang di Tashkent Uzbekistan Pak Wagub dan istri, beserta rombongan. Semoga, merasa terkesan berkunjung ke Uzbekistan khususnya di Tashkent," ucap Diplomat Bidang Politik KBRI Tashkent Rofita membuka pertemuan di Kedutaan Uzbekistan, Ahad 9 Juli 2023.
Bagi Rofita, sebuah kehormatan menerima Pemerintah Provinsi Kaltim dipimpin Wagub Hadi Mulyadi bersedia berkunjung ke Tashkent. Dan berharap, melalui kunjungan ini dapat mempererat hubungan diplomatik antara Tashkent dengan Provinsi Kaltim. Wagub Hadi Mulyadi menjelaskan, Kaltim sekarang telah ditetapkan sebagai ibu kota baru Negara Kesatuan Republik Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sejak 2019 lalu.
Untuk mendukung pengembangan sebuah kota baru, menurut dia, perlu adanya dukungan berbagai pihak dan negara lain, tak terkecuali Tashkent Uzbekistan."Kami bersyukur bisa diterima di Uzbekistan khususnya Kota Tashkent. Karena, Uzbekistan merupakan negara besar sebagai perjuangan peradaban Islam di dunia," ucap Wagub Hadi Mulyadi.
Orang nomor dua Benua Etam ini, berharap Provinsi Kaltim akan terjadi hubungan kerja sama. Baik bidang pendidikan, sosial, budaya, pariwisata hingga perekonomian serta investasi kontruksi."Bagaimana ke depan Uzbekistan dengan seluruh provinsi didalamnya turut serta mempromosikan daerah kami. Kaltim hingga saat ini masih menjadi daerah yang berkontribusi besar penyumbang devisa negara melalui SDAnya," ungkapnya.
Hadir mendampingi Diplomat KBRI Uzbekistan Wakil Mentari PAUD dan Sekolah Usman Ulfatovich, Ketua Komite Industri, Konstruksi dan Perdagangan-Anggota Parlemen Nodir Kh Jumaev. Juga, Fadli Zon sebagai peninjau di Tashkent Uzbekistan yang sedang melaksanakan pemilu presiden pasca referendum. (adv/diskominfo)


