Kaltimkita.com, JAKARTA - Kalimantan Timur semakin dikenal bukan hanya penyumbang devisa negara terbesar melalui kekayaan sumber daya alamnya, tetapi kekhasan dan keunggulan potensi pariwisatanya, termasuk ekonomi kreatif lokal.
"Kalender event menjadi sebuah strategi yang harus berlanjut, bahkan beberapa event Kaltim masuk Kharisma Event Nasional. Dan tahun ini ada tiga, yakni TIFAF di Kutai Kartanegara, Balikpapan Fest dan Festival Lomplai," ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dalam Festival 6 garapan media televisi nasional terkenal Liputan 6 SCTV di Kawasan Senayan Park Jakarta, Ahad 9 Juli 2023.
Masih dalam program siar Festival 6 yang bertema Geliat Industri Hiburan dan Pariwisata Pasca Pandemi, Sekda Sri berharap kedepan semakin banyak event di Kaltim yang masuk dalam Kharisma Event Nasional.Terlebih setelah Kaltìm menjadi serambi Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota baru Negara RI, maka Pemerintah Provinsi Kaltim bersama kabupaten dan kota terus memacu penyelenggaraan event seni budaya dan pariwisata.
"Saat ini, sedang berlangsung event MICE tapi bercampur festival budaya yaitu OICCA, atau aktifitas kunjungan budaya dari negara-negara OKI. Di Indonesia baru pertama dan Kaltim menjadi tuan rumahnya," urai mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.Khusus kegiatan OICCA (Organization Islamic Cooperation Culture Activity) di Kaltim, lanjutnya, peserta kunjungan budaya negara-negara Islam ini menghadiri Pesta Budaya Pampang di Samarinda, berlanjut malam nanti ke event budaya Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF) Kutai Kartanegara.
"Dan mereka akan mengikuti Kaltim Fest 2023 di Samarinda hingga 14 Juli ini," ujarnya.
Sebelumnya, Festival 6 bertagline Lintas Generasi Tanpa Batas dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno dan berharap semua bergerak bersinergi membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi melalui adaptasi, inovasi dan kolaborasi."Kita harus membangun network yang kuat sehingga event sukses dilaksanakan dan terbuka lapangan kerja, serta ekonomi semakin pulih," harapnya.(adv/diskominfo)


