Tulis & Tekan Enter
images

Inisiasi Sarasehan Pendidikan, Hetifah Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Sistem yang Adil dan Berkualitas

KaltimKita.com, Samarinda — Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menginisiasi Sarasehan Pendidikan, dalam momentum Hari Pendidikan Nasional), bertajuk “Penguatan Tata Kelola dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan Pendidikan” di Hotel Fugo Samarinda.

Kegiatan ini menghadirkan para narasumber kunci, yakni Suhartono Arham (Kemendikdasmen RI), Wiwik Setiawati (Kepala BGTK Kaltim), Jarwoko (Kepala BPMP Kaltim), Armin (kepala Dinas Pendidkkan dan Kebudayaan Kaltim), Sudarman (sekretaris Dewan Pendidkkan Kaltim), dan Siti Aminah (Wakil Ketua PGRI Kaltim), dengan moderator Rinda (Pengawas Sekolah). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 pemangku kepentingan pendidikan se-Kalimantan Timur.

Dalam arahannya, Hetifah menegaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya terkait program, tetapi lebih pada lemahnya tata kelola yang berdampak pada kesenjangan akses dan kualitas. Ia menyoroti masih adanya disparitas antara wilayah perkotaan dan pedalaman, serta perlunya kebijakan berbasis data dan kebutuhan nyata di lapangan.

Hetifah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor (pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat) untuk memperkuat sistem pendidikan nasional yang inklusif dan berkeadilan.

 

Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang diharapkan mampu menyederhanakan regulasi, memperjelas kewenangan, serta meningkatkan akuntabilitas tata kelola pendidikan.

“Kita ingin sistem pendidikan yang terintegrasi dan benar-benar berdampak pada kualitas pembelajaran,” tegasnya.

Pandangan para narasumber turut memperkuat urgensi tersebut. Suhartono Arham menyoroti pentingnya peningkatan akses pendidikan dan kolaborasi strategis lintas pihak. Jarwoko menegaskan bahwa mutu pendidikan harus memenuhi Standar Nasional Pendidikan, sementara Armin menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dan tata kelola sekolah di daerah.

Menutup kegiatan, Hetifah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan yang lebih adaptif dan berkeadilan diantarnya dalam penyusunan RUU Sistem Pendidikan Nasional. (*/and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//