Tulis & Tekan Enter
images

Kunjungan Pansus LKPj DPRD Kota Samarinda ke kolam retensi di Sempaja (rk).

Anggaran Naik, DPRD Samarinda Soroti Integrasi Kolam Retensi Sempaja

Kaltimkita.com, SAMARINDA - DPRD Kota Samarinda menyoroti proyek kolam retensi Sempaja yang dinilai belum terintegrasi secara optimal, meski telah mengalami peningkatan anggaran signifikan.

Panitia Khusus (Pansus) LKPJ mencatat adanya kenaikan anggaran dari Rp19 miliar menjadi Rp28 miliar. Namun, peningkatan tersebut dinilai belum diikuti dengan kesiapan sistem pendukung secara menyeluruh.

Ketua Pansus LKPJ, Achmad Sukamto, mengatakan salah satu persoalan utama adalah belum tersedianya fasilitas pendukung seperti pompa yang berperan penting dalam fungsi pengendalian banjir.

“Anggaran bertambah, tapi belum sepenuhnya terintegrasi. Ini yang menjadi catatan kami,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, kolam retensi seharusnya dirancang sebagai sistem yang utuh, bukan hanya pembangunan fisik semata. Tanpa integrasi yang baik, fungsi pengendalian banjir tidak akan berjalan maksimal.

DPRD menilai, perencanaan yang kurang matang berpotensi membuat proyek tidak efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mengatasi persoalan banjir.

Selain itu, legislatif juga mengingatkan pentingnya perhitungan anggaran yang cermat agar setiap tambahan biaya benar-benar memberikan dampak signifikan.

“Jangan sampai anggaran terus bertambah, tapi hasilnya belum optimal,” tegasnya.

Temuan ini akan menjadi bagian dari rekomendasi DPRD dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah, dengan harapan ke depan setiap proyek dapat dirancang secara terintegrasi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (rk/adv).



Tinggalkan Komentar

//