Tulis & Tekan Enter
images

Kader Jadi Ujung Tombak, Lurah Margasari Dorong Peningkatan Kompetensi

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Penguatan kapasitas kader Posyandu mendapat dukungan penuh dari pemerintah kelurahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Lurah Margasari, Hendra Jaya Prawira, menilai peningkatan kemampuan kader menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan layanan Posyandu yang kini semakin luas.

Menurut Hendra, Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan balita, tetapi telah berkembang melayani seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari ibu hamil, remaja, hingga lansia. Kondisi tersebut menuntut kader memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih komprehensif.

“Peran kader sekarang semakin luas. Mereka tidak hanya mengurus balita, tapi juga terlibat dalam edukasi kesehatan keluarga secara menyeluruh. Karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan, keberadaan kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Kader menjadi penghubung antara warga dengan fasilitas layanan kesehatan, sekaligus menjadi sumber informasi awal terkait kondisi kesehatan di lingkungan.

“Kalau kadernya kuat, maka pelayanan di tingkat bawah juga akan kuat. Mereka yang pertama kali mengetahui kondisi warga, baik ibu hamil, balita, maupun lansia,” jelasnya.

Hendra juga mengapresiasi upaya Puskesmas Margasari yang secara konsisten melakukan penguatan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan. Menurutnya, langkah tersebut sangat tepat untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

“Kami sangat mendukung upaya peningkatan kemampuan kader. Pelatihan yang rutin akan membantu kader lebih percaya diri dan tepat dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Ia menilai, temuan di lapangan seperti ketidaktepatan pengukuran bukanlah hal yang perlu disalahkan, melainkan menjadi bagian dari proses pembelajaran. Justru dengan adanya evaluasi tersebut, kualitas pelayanan dapat terus diperbaiki.

“Namanya proses belajar, pasti ada kekurangan. Yang penting kita terus memperbaiki dan meningkatkan kemampuan. Itu yang harus dijaga,” ujarnya.

Selain itu, Hendra menekankan pentingnya kolaborasi antara kelurahan, puskesmas, dan kader dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang efektif. Menurutnya, sinergi antar pihak menjadi kunci keberhasilan program kesehatan di masyarakat.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja sama yang kuat antara semua pihak, agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, kader Posyandu di wilayah Margasari semakin optimal dalam menjalankan perannya. Semangat dan dedikasi kader diharapkan terus terjaga, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Harapannya kader tetap semangat, terus belajar, dan semakin profesional dalam menjalankan tugas. Karena peran mereka sangat besar bagi masyarakat,” tutupnya.#Po91



Tinggalkan Komentar

//