KaltimKita.com, SOLO – Persiba Balikpapan gagal memperlebar jarak dari zona degradasi setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Persipal Palu pada lanjutan putaran ketiga Championship League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (23/2/2026) malam.
Hasil tersebut membuat posisi tim berjuluk Beruang Madu belum sepenuhnya aman. Dengan koleksi 16 poin, Persiba kini hanya terpaut satu angka dari PSIS Semarang yang berada di peringkat sembilan atau zona degradasi.
Dalam pertandingan kali ini, Persipal lebih dulu memecah kebuntuan pada awal babak kedua. Gol tuan rumah tercipta pada menit ke-55 melalui Fahad. Sayang, saat kemenangan Persipal sudah di depan mata, Persiba akhirnya menyamakan kedudukan di masa injury time. Takumu Nishihara menjadi penyelamat setelah mencetak gol pada menit ke-95. Gol tersebut memastikan skor akhir 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Kepada awak media, Pelatih Persiba Leonard Tupamahu mengatakan satu poin yang diraih patut disyukuri. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang terus bertarung hingga akhir pertandingan dan mampu mencetak gol penyama kedudukan setelah sempat tertinggal.
“Sejak awal saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Ini laga yang sulit. Kami memang mendominasi sejak awal, tetapi Persipal juga memiliki sejumlah peluang. Inilah sepak bola, semua bisa terjadi dan hasil akhirnya ditentukan di lapangan,” ujar Leo Tupamahu.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada penjaga gawang yang tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang lawan. Menurutnya, tanpa penampilan apik sang kiper, Persiba berpotensi menutup laga dengan kekalahan. “Kalau tidak ada penyelamatan-penyelamatan penting itu, mungkin hari ini kami kalah,” tambahnya.
Pun begitu, sejumlah evaluasi terus dilakukan. Terutama soal penyelesaian akhir. Ia mengakui hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah sejak dirinya bergabung bersama tim. Persiba dinilainya masih memiliki kendala dalam produktivitas gol, yang menjadi bagian dari evaluasi ke depan.
“Masalah mencetak gol memang menjadi PR saya sejak awal. Bukan hanya itu, ada beberapa hal lain yang juga harus dibenahi. Saya berharap para pemain bisa terus berkembang. Proses ini memang tidak mudah dan butuh waktu. Semoga mereka bisa cepat beradaptasi dengan gaya permainan yang saya inginkan,” jelasnya.
Sementara itu, pemain sayap, Lorensius Sabda menegaskan tim tetap bersyukur atas hasil imbang tersebut. “Kami selalu bersyukur. Meskipun imbang, tadi kami hampir kalah. Tapi kami bisa berjuang sampai akhir,” katanya. (and)


