KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Rektor Universitas Balikpapan Dr Isradi zainal meminta dan mengharapkan agar Mendikbud RI Nadiem Makarim beri perhatian lebih terhadap kampus yang dekat dengan IKN dalam hal pendirian Prodi, Pengembangan SDM, kampus Merdeka dan Merdeka belajar.
Hal itu di sampaikan oleh Isradi saat acara dialog antara Menteri Nadiem Makarim dengan penerima beasiswa ITK yang dihadiri oleh Dirjen Dikti Prof Nizam, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dan sejumlah civitas akademika Institut Teknologi Kalimantan, Rabu (7/4/2021) kemarin.
Menurut Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim tersebut perhatian khusus yang di maksud adalah kemudahan dan fasilitas khusus dalam mendirikan Prodi, kemudahan beasiswa dan Pengembangan SDM yang sangat penting bagi warga kaltim yang merupakan lokasi ibukota negara yang baru.
“Kemudahan dalam pendirian Prodi khususnya yang menjadi kebutuhan warga kaltim seperti Teknik lingkungan, Arsitek, Teknik industri, magister manajemen, magister terapan K3,“ ujar Isradi kepada KaltimKita.com, Kamis (8/4/2021).
Nah, pada dasarnya Kemendikbud termasuk Wakil Ketua Komisi X Dr, Hetifah dan Prof Nizam telah mengoptimalkan segala Hal terkait Pengembangan SDM dan perhatian khusus terhadap IKN.
”Kami di banyak kesempatan sudah berkoordinasi dan bersinergi. Termasuk dengan bu Hetifah yang yang sama sama aktif di Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Prof Nizam yang Juga ketua umum Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), dimana Saya sebagai Sekjen FDTI,“ ujarnya.
Sementara dalam paparannya Menteri Nadiem Makarim mendukung Kampus di Kaltim agar bisa menjadi Pusat Pengembangan SDM berbasis kampus Merdeka dan merdeka belajar yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri.
Kedatangan Menteri Nadiem dalam rangka peresmian laboratorium terpadu ITK dan dialog penerima beasiswa dengan diskusi terkait Implementasi kampus merdeka. Nadiem sangat apresiasi pemberian beasiswa yang Adil didukung oleh wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr Hetifah. (and)