KaltimKita.com, TANA PASER - Angka vaksinasi lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Paser sudah lumayan tinggi, yaitu 62 persen dari data terakhir. Hal ini tidak terlepas dari peran Polri dalam menggenjot program vaksinasi.
Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta melalui Kassubag Humas AKP Kamin mengungkapkan angka ini seharusnya bisa lebih tinggi, jika seandainya tidak ada kendala terhadap lansianya. Sekitar separuh dari lansia yang dijemput untuk vaksin di Polres, tidak seluruhnya bisa divaksin. Banyak yang terkendala penyakit bawaan atau komorbit. "Jadi semisal dari 100 lansia yang dijemput, hanya sekitar 50 yang bisa divaksin," kata Kamin, Senin (14/2/2022).

Anggota Satlantas Polres Paser Aipda Indrawan Krisdianto mengungkapkan, banyak lansia yang butuh pendampingan untuk datang vaksin ke Gerai Vaksin di Mapolres. Sehingga polisi bergerak cepat jemput bola ke rumah lansia dengan mobil. Meskipun ada pihak keluarga, terkadang ada yang tidak bisa mengantar karena keterbatasan kendaraan. "Jadi sesuai arahan Pa Kapolres, kita bergerak aktif langsung menjemput sampai mengantarkan mereka pulang kembali ke rumah," kata Bintara Urusan (Baur) Surat Izin Mengemudi (SIM) itu.
Selain itu polisi juga aktif menyampaikan sosialisasi ke masyarakat, bahwa siapa saja yang ingin dijemput keluarganya yang lansia untuk vaksin, agar segera menghubungi polisi. Pelayanan jemput bola ini tidak hanya di wilayah Mapolres Paser atau Kecamatan Tanah Grogot, namun di seluruh Polsek di Paser juga bergerak. (and)


