Tulis & Tekan Enter
images

FOTO: Calon jemaah haji mengikuti simulasi rangkaian ibadah saat manasik sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji 2026 di Balikpapan. (Ist)

683 Warga Balikpapan Bersiap Berangkat Haji 2026, Termuda Berumur 17 Tahun

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Sebanyak 683 warga Balikpapan tengah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026.

Para calon jemaah tersebut berasal dari rentang usia yang cukup lebar, mulai dari remaja hingga lanjut usia.

Data Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Balikpapan mencatat jemaah termuda berusia 17 tahun, sementara jemaah tertua mencapai 81 tahun.

Perbedaan usia tersebut membuat pembinaan kepada calon jemaah dilakukan dengan pendekatan yang menyesuaikan kondisi fisik masing-masing peserta.

Kepala Kemenhaj Kota Balikpapan, Suharto Baijuri, mengatakan seluruh calon jemaah tersebut saat ini mengikuti rangkaian pembekalan sebelum keberangkatan. 

Pembekalan dilakukan melalui kegiatan manasik yang digelar untuk memastikan para jemaah memahami tahapan ibadah yang akan dijalani di Tanah Suci.

"Mereka mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun hingga wajib haji," ujar Suharto, Minggu (5/4/2026).

Ia menjelaskan, keberagaman usia jemaah menjadi perhatian tersendiri dalam proses pembinaan.

Calon jemaah yang berusia lanjut membutuhkan perhatian lebih terkait kesiapan fisik, sementara jemaah yang lebih muda diarahkan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

Menurutnya, seluruh calon jemaah haji asal Balikpapan akan diberangkatkan melalui embarkasi Balikpapan.

Hingga saat ini, persiapan penyelenggaraan keberangkatan jemaah berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.

Selain mengikuti pembekalan ibadah, para calon jemaah juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

Hal ini penting mengingat perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi cukup signifikan, sementara aktivitas ibadah haji dikenal padat dan membutuhkan stamina yang kuat.

Kemenhaj Kota Balikpapan juga terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah untuk memastikan tidak ada faktor eksternal yang berpotensi mengganggu keberangkatan jemaah tahun ini.

"Seluruh calon jemaah haji asal Balikpapan dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat," harap Suharto. (zyn)



Tinggalkan Komentar

//