Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Jemaat Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Balikpapan Timur memanfaatkan perayaan Paskah sebagai momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya harapan di tengah berbagai persoalan dunia.
Seperti pada Minggu (5/4/2026) pagi, rangkaian kegiatan yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa digelar sebagai bagian dari perayaan kebangkitan Yesus Kristus.
Sejak pagi, jemaat mengikuti sejumlah aktivitas yang telah disiapkan panitia. Salah satunya permainan mencari telur yang disembunyikan di sekitar area gereja. Sekitar 90 butir telur disiapkan dalam kegiatan tersebut.
Anak-anak tampak antusias menyusuri berbagai sudut lokasi untuk menemukan telur, sementara orang dewasa ikut meramaikan suasana dengan mendampingi mereka.
Setelah permainan selesai, jemaat melanjutkan kegiatan dengan menghias telur bersama.
Aktivitas ini menjadi bagian dari cara gereja menyampaikan pesan iman dengan pendekatan yang sederhana namun mudah dipahami semua kalangan jemaat.
Gembala Jemaat GKMI Balikpapan Timur, Pendeta Akwila Sudarmono, mengatakan telur dipilih sebagai simbol karena menggambarkan kehidupan baru.
Ia menjelaskan bahwa meski terlihat diam dan tidak hidup, telur sebenarnya menyimpan kehidupan di dalamnya.
"Telur ini seperti terlihat tidak hidup, tetapi di dalamnya ada kehidupan baru. Itu yang kami pakai untuk memaknai Paskah, bahwa di balik kematian ada harapan," ujarnya di sela kegiatan.
Menurut Pendeta Akwila, simbol tersebut berkaitan langsung dengan peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang menjadi dasar iman umat Kristiani.
Karena itu, gereja berupaya menghadirkan pemahaman tersebut melalui kegiatan yang dapat diikuti seluruh jemaat.
Ia juga menyinggung situasi dunia saat ini yang dipenuhi berbagai konflik dan ketidakpastian. Dalam kondisi seperti itu, pesan Paskah dinilai penting untuk kembali diingatkan kepada jemaat.
"Di tengah berbagai persoalan, termasuk konflik yang terjadi di dunia, kami ingin jemaat memiliki harapan. Bahwasanya selalu ada kehidupan baru dan pengharapan bagi manusia," tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, GKMI Balikpapan Timur berharap jemaat tidak hanya menjalankan tradisi tahunan semata.
Gereja ingin setiap perayaan Paskah benar-benar menjadi momen refleksi yang memperkuat iman dan memberi semangat baru bagi jemaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Kami rindu ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momen yang menguatkan iman jemaat," tutupnya. (zyn)


