Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Warga RT 22 Kelurahan Margo Mulyo, Kecamatan Balikpapan Barat mendadak geger pada Selasa (14/4/2026) malam.
Seorang pria berinisial ZN (45) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh yang sudah membengkak di dalam kamar sebuah rumah kontrakan.
Penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan rekan korban, RS, yang biasanya rutin mengajak korban bermain catur.
Setelah menunaikan salat Isya, RS menyambangi kediaman ZN karena menyadari pria yang merupakan warga Kelurahan Klandasan Ulu tersebut sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di luar rumah.
Kapolsek Balikpapan Barat AKP Sukarman Sarun melalui Kanit Reskrim Iptu Hendik Winarto mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.03 WITA.
Petugas segera dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan pengamanan area di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"RS bersama pemilik rumah berinisial SY melakukan pengecekan ke dalam rumah dan menemukan ZN sudah meninggal dunia dengan posisi telungkup di kamar," ujar Iptu Hendik, Rabu (15/4/2026).
Hendik menjelaskan bahwa saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembengkakan yang cukup signifikan.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban telah meninggal dunia lebih dari satu hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, korban diketahui memiliki riwayat penyakit pernapasan yang kerap mengganggu aktivitasnya.
Warga menyebut korban menderita sakit asma yang sering kambuh. Dalam beberapa hari terakhir, ZN memang tidak terlihat keluar rumah karena dikabarkan kondisi kesehatannya sedang menurun.
Setelah penemuan jasad tersebut, pemilik rumah berinisial SY langsung menghubungi ketua RT setempat untuk meminta bantuan lebih lanjut.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi pada pukul 21.25 WITA langsung melakukan sterilisasi area sembari menunggu kedatangan tim Inafis Polresta Balikpapan.
Tim Inafis Polresta Balikpapan kemudian tiba pukul 21.50 WITA untuk melaksanakan olah TKP guna mencari bukti-bukti tambahan.
Proses identifikasi awal dilakukan secara saksama di dalam kamar tempat korban ditemukan meninggal dunia.
Sekitar pukul 22.15 WITA, personel Bhabinkamtibmas bersama relawan setempat mengevakuasi jenazah ZN.
Sesuai dengan permintaan pihak keluarga, jasad pria yang tidak bekerja tersebut dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.
"Pihak keluarga menyampaikan pernyataan bahwa mereka menerima kejadian ini dengan lapang dada sebagai sebuah musibah," tutup Hendik. (zyn)


