Tulis & Tekan Enter
images

PERENANG MASA DEPAN : Aisyah Putri Sibylla, pelajar kelas 5A SD Nasional KPS yang meraih enam emas dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII/2025 Kaltim.

Aisyah Putri Sibylla, Perenang 11 Tahun yang Borong Enam Emas untuk Balikpapan di Popda XVII/2025 Kaltim

KaltimKita.com, PPU – Cabang olahraga renang kembali menjadi penyumbang medali terbesar bagi Kota Balikpapan pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII/2025 Kaltim di Penajam Paser Utara. Kota Minyak mengukir dominasi dengan torehan 17 emas, 15 perak, dan 8 perunggu, sekaligus memastikan diri sebagai juara umum Popda tahun ini.

Dari total emas tersebut, enam di antaranya diraih oleh perenang muda berbakat, Aisyah Putri Sibylla, yang baru berusia 11 tahun. Atlet termuda di cabang renang ini tampil luar biasa dengan menyapu bersih nomor 200 meter gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, 400 meter gaya bebas, serta nomor estafet 4x100 meter gaya bebas dan gaya ganti putri.

Siswi kelas 5A SD Nasional KPS yang lahir pada 13 Desember 2014, menjadi kejutan besar. Meski tergolong paling muda, ia mampu bersaing bahkan mengalahkan para atlet yang lebih senior.

Ketua Pengcab Akuatik Indonesia (AI) Balikpapan, Raden Mas Prihono Slamet, memberikan apresiasi tinggi atas penampilan para atlet muda, terutama Aisyah. “Saya sangat mengapresiasi atlet yang masih duduk di kelas 5 bisa bersaing dengan atlet senior, bahkan mengalahkan mereka. Kemunculan atlet-atlet muda ini menjadi harapan baru untuk menggantikan senior yang memilih pindah ke daerah lain,” ujarnya.

Ia juga bersyukur target 15 emas yang dipatok Pengcab AI Balikpapan mampu terlampaui. Terlebih dengan segala keterbatasan fasilitas,  tetap bisa berprestasi. "Semoga di Porprov 2026 kami bisa melanjutkan capaian ini, tentu dengan dukungan pemerintah kota dan KONI Balikpapan yang kini berganti kepengurusan. Kami siap mencetak atlet-atlet handal membanggakan Balikpapan,” tambahnya.

Ia berharap agar pemerintah dan KONI Balikpapan segera menyediakan fasilitas kolam renang yang memadai untuk pembinaan jangka panjang. “Terima kasih kepada seluruh orang tua atlet yang memiliki peran besar hingga kita bisa menjadi juara umum Popda 2025,” ujarnya.

Kabid Olahraga Disparpora Balikpapan, M. Norhan, turut memberikan apresiasi atas penampilan gemilang Aisyah. Masih berusia 11 tahun, tentu ini aset jangka panjang bagi Balikpapan. "Pembinaan di cabor renang sudah berjalan bagus. Sebagai cabor andalan Balikpapan, kami berharap prestasi renang terus meningkat. Khususnya Aisyah Putri, semoga bisa menembus level nasional,” harapnya.

Sementara, Ibu Aisyah, Ira Puspita, sangat bangga atas raihan enam emas putrinya yang baru pertama kali turun di ajang Popda.

“Alhamdulillah, kami bangga sekali. Ini Popda pertama Bylla, dan kami tidak berekspektasi ia bisa mengalahkan para senior, apalagi usianya masih 11 tahun dan di KU 4. Enam emas ini bukan hanya soal kemenangan, tapi tentang proses latihan, dan semangat pantang menyerahnya,” ungkapnya.

Sebagai orang tua, ia menambahkan cukup aktif berperan dalam proses latihan Aisyah. Utamanya dalam memberikan fasilitas, gizi, dan support. "Termasuk mengantarkan dia latihan, mendampinginya bertanding, dan menjaga mentalnya agar tetap kuat menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih senior,” katanya. (and)

 


TAG

Tinggalkan Komentar

//