Tulis & Tekan Enter
images

Salah seorang tetangga korban berinisial MN yang sesaat dibawa petugas dari sekitar lokasi kejadian dugaan penikaman, Senin (26/1/2026).

Geger Pekerja Toko Sembako di Balikpapan Tewas Diduga Ditikam, Polisi Bawa Tetangga Korban

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Seorang pekerja di sebuah toko kelontong di Jalan MT Haryono, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, ditemukan meninggal dunia pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. 

Korban diduga meninggal akibat luka tikaman, sementara motif kejadian masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Selang beberapa waktu penyelidikan, petugas membawa tiga orang dari sekitar kejadian. Salah satunya tetangga korban berinisial MN, seorang pria paruh baya dengan posisi tangan terikat kabel ties saat digiring petugas. 

Ketua RT 08 Gunung Samarinda Baru, Bambang Sriwaluyo, mengatakan dugaan awal mengarah ke perampokan, namun kondisi di tempat kejadian perkara menunjukkan indikasi lain.

"Saya dapat laporan dari Karang Taruna ada perampokan, lalu terjadi kejadian di TKP. Begitu saya sampai ke sini, korban sudah meninggal, katanya karena ditikam," ujar Bambang.

Menurut Bambang, dugaan perampokan belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan barang berharga yang hilang dari lokasi kejadian.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi sementara dari warga dan petugas, motif kejadian justru mengarah pada persoalan pribadi.

"Motifnya bukan perampokan, katanya mungkin dendam, karena barang-barang berharga tidak ada yang dibawa," kata Bambang.

Korban diketahui merupakan penyewa baru toko kelontong tersebut dan belum tercatat sebagai warga RT setempat.

Bambang mengungkapkan, korban berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 25 tahun.

Namun, identitas lengkap korban belum diketahui lantaran belum pernah melapor secara administrasi kepada pengurus RT.

"Tempat korban kerja ini penyewa baru, belum sampai setahun. Dia cuma pekerja, yang punya tidak tinggal di sini," jelasnya.

Sementara itu, warga yang dibawa petugas terkait peristiwa tersebut diketahui berinisial MN, yang merupakan tetangga korban dan merupakan warga setempat.

Bambang menegaskan, selama ini tidak pernah terdengar adanya keributan antara dua warung yang berada di lokasi kejadian.

"Dua warung ini tidak pernah ribut. Kalau soal persaingan bisnis, mungkin ada, tapi tidak pernah sampai ribut," ucapnya.

Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriadi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi dan motif kejadian tersebut.

"Sementara ini masih dalam penyelidikan. Saya belum bisa menyampaikan. Mohon waktu saja," kata Agus singkat.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti di lokasi kejadian guna memastikan penyebab dan latar belakang peristiwa yang menewaskan pekerja toko tersebut. (zyn) 



Tinggalkan Komentar

//