KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Papua tampaknya tak main-main. Menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di rumah sendiri ingin di maksimalkannya untuk meraih juara umum.
Ya angkat berat yang menjadi andalan Kaltim dalam olahraga difabel tersebut, coba ingin dimaksimalkan kontingen Papua. Tak ayal, delapan atlet dan tiga pelatih berencana akan menjalani pemusatan latihan bersama para atlet difabel terbaik bumi etam.
”Rencananya latihannya di Balikpapan. Karena untuk Kaltim, Balikpapan yang paling banyak menyumbang atlet untuk angkat berat,” ujar Ketua NPC Kaltim, Suharyanto kepada KaltimKita.com, Sabtu (16/1/2021).
Keseriusan Papua untuk angkat berat dibuktikan dengan kehadiran secara langsung Ketua NPC Papua, Jaya Kusuma beserta pengurusnya.

”Semoga kerja sama ini juga menguntungkan Kaltim. Karena atlet punya uji lawan tanding,“ ujarnya.
Memang dipilihnya Kaltim bukan tanpa sebab, Kaltim merupakan barometer angkat berat di level nasional. Mengingat, 2019 lalu sukses meraih juara umum dalam Kejuaraan Nasional yang berlangsung di Solo.
“Papua merasa perlu banyak belajar dengan Kaltim, terutama untuk angkat berat. Apalagi mereka menilai, saat 2019 lalu dengan sejumlah masalah yang dihadapi kepengurusan Kaltim, tapi mampu menciptakan prestasi gemilang,” kata Suharyanto. (tim)


