Tulis & Tekan Enter
images

Ratih (tengah) duduk bersama atlet selaligus mengabadikan momen, sebelum mereka berangkat menuju ke veneu masing-masing.

Balikpapan Lepas Tujuh Cabor ke BK Porprov 2025, Kadisporapar Tekankan Tak Ada Atlet Titipan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Sebanyak tujuh cabang olahraga (cabor) resmi dilepas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, untuk mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2025, pada Kamis (11/12/2025).

Dari ratusan atlet yang dilepas di Aula Kantor Disparpora Balikpapan, terdiri dari Cabor Golf, Sepak Takrow, Taekwondo, Wushu, dan Futsal yang menuju veneu ke Kota Samarinda. Sementara Cabor Sepatu Roda ke veneu Kabupaten Paser, serta Cabor Fossbi akan berlaga di Kota Bandung.

Dalam arahannya, Ratih Kusuma menegaskan bahwa seluruh atlet yang berangkat merupakan hasil seleksi ketat berdasarkan kemampuan dan prestasi.

“Saya tegaskan tidak ada atlet titipan. Saya sudah sampaikan ke KONI Balikpapan, agar kontingen kita merupakan cabor-cabor yang memiliki atlet layak, dengan bakat yang siap untuk bertanding" tegas Ratih.

Kendati begitu, Ratih sekaligus mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi, terutama bagi atlet yang masih berstatus pelajar. Surat izin sekolah, kata Ratih, wajib dilengkapi agar keberangkatan para atlet diketahui dan diizinkan pihak sekolah.

Ratih menyoroti pentingnya adaptasi lingkungan, pola makan, serta istirahat yang cukup selama berada di luar daerah. Ia menekankan bahwa fisik atlet harus selalu terjaga agar performa tidak menurun.

“Atlet bukan wisatawan. Waktu tidur harus cukup, jangan banyak bermain media sosial. Kurang istirahat bisa menurunkan performa hingga 40 persen,” pesannya.

Selain itu, ia pun mengimbau agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding, serta menjaga kekompakan dan komunikasi dalam tim. Ratih juga memberikan apresiasi atas capaian Balikpapan yang berhasil menjadi juara umum Popda ke-17 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) lalu.

Keberhasilan itu, ujarnya, menjadi motivasi besar untuk menghadapi Porprov Kaltim ke-8 di Kabupaten Paser pada 2026 mendatang. Sedangkan babak kualifikasi Porprov akan berlangsung hingga 31 Desember 2025.

“Di babak kualifikasi, kontingen Balikpapan berada di posisi pertama. Ini menjadi dorongan kuat bagi semua cabor untuk mengulang prestasi serupa,” ujarnya.

Senada, Ketua Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Balikpapan, Taufik Qul Rahman, memastikan seluruh administrasi atlet futsal telah lengkap, termasuk izin dari sekolah mengingat mayoritas adalah pelajar. Ia menyebut kesiapan tim sudah mencapai tahap akhir.

“Seleksi sudah selesai, kesiapan tim 99 persen. Target kami jelas, juara untuk tim putra dan putri demi membawa nama harum Balikpapan,” ungkap Taufik.

Ia menegaskan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat tidak memengaruhi semangat Afkot Balikpapan dalam memajukan cabang futsal.

“Itu tidak berpengaruh. Kami tetap mampu mengupayakan dukungan anggaran aspiratif, dan bersiap menuju Porprov 2026,” tutupnya. (lex)



Tinggalkan Komentar

//