Tulis & Tekan Enter
images

Lurah Baru Ilir, Junaidi

Baru Ilir Anggarkan Dua Motor Roda Tiga untuk Dukung Pengelolaan Bank Sampah

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kelurahan Baru Ilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat gerakan peduli lingkungan di tingkat masyarakat. Pada tahun 2026, kelurahan tersebut mengalokasikan anggaran untuk pengadaan dua unit kendaraan roda tiga yang akan digunakan sebagai armada pengangkut sampah menuju bank sampah.

Lurah Baru Ilir, Junaidi, menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat agar berjalan lebih optimal. Kendaraan roda tiga nantinya akan dimanfaatkan oleh kelompok penggerak lingkungan di tingkat RT untuk mengangkut sampah terpilah dari lingkungan warga menuju lokasi bank sampah.

Menurut Junaidi, sebelum bantuan fasilitas diberikan, para penggerak lingkungan dari berbagai RT terlebih dahulu mengikuti pelatihan mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat memahami cara mengelola sampah rumah tangga secara lebih baik, sekaligus memanfaatkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi. “Kami latih dulu pelakunya, kemudian kita bantu fasilitasnya. Ini juga merupakan bagian dari pokir dewan,” ujar Junaidi, Senin (6/4/2026).

Ia menilai pendekatan tersebut penting agar bantuan yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Dengan adanya pemahaman yang baik tentang pengelolaan sampah, kelompok warga diharapkan mampu menjalankan kegiatan bank sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Di sejumlah RT di Kelurahan Baru Ilir, program bank sampah sebenarnya sudah berjalan cukup aktif. Warga secara rutin mengumpulkan sampah plastik, kertas, serta berbagai barang bekas yang masih memiliki nilai jual. Sampah tersebut kemudian ditimbang dan dicatat sebagai tabungan bagi warga yang menyetorkannya. Selain membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan sementara (TPS), sistem bank sampah juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Warga dapat menukarkan sampah yang dikumpulkan menjadi nilai tabungan yang nantinya bisa dicairkan.

Dengan adanya tambahan armada roda tiga, proses pengangkutan sampah terpilah diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak warga yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah. Junaidi menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta kelompok pemerhati lingkungan di tingkat RT.

“Ini bukan hanya soal fasilitas, tetapi bagian dari upaya kita untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita semua,” tutupnya.

Melalui langkah tersebut, Kelurahan Baru Ilir berharap gerakan bank sampah dapat terus berkembang dan menjadi budaya baru bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. (ref)



Tinggalkan Komentar

//