Tulis & Tekan Enter
images

Lurah Baru Ilir, Junaidi

Baru Ilir Usulkan 60 Titik PJU Baru pada 2026

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kelurahan Baru Ilir kembali mengusulkan pemasangan sekitar 60 titik penerangan jalan umum (PJU) baru pada tahun 2026. Usulan tersebut diajukan sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih minim penerangan saat malam hari.

Lurah Baru Ilir, Junaidi, mengatakan usulan tersebut mencakup pemasangan lampu jalan di sejumlah lokasi yang hingga kini belum memiliki penerangan memadai. Selain itu, pihak kelurahan juga mengusulkan pemeliharaan terhadap lampu-lampu jalan yang sudah terpasang namun mulai mengalami gangguan atau penurunan fungsi.

Menurutnya, kebutuhan akan penerangan jalan umum di wilayah Baru Ilir terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut seiring dengan bertambahnya aktivitas masyarakat serta perkembangan kawasan permukiman. “Permintaan dari masyarakat cukup banyak. Biasanya disampaikan melalui musyawarah perencanaan pembangunan maupun laporan langsung ke kelurahan,” ujar Junaidi, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, banyak warga mengusulkan pemasangan lampu jalan di jalur lingkungan yang masih gelap, kawasan permukiman padat penduduk, hingga titik-titik yang dinilai rawan apabila tidak memiliki penerangan yang cukup pada malam hari. Namun demikian, Junaidi menegaskan bahwa realisasi pemasangan PJU tetap bergantung pada kemampuan anggaran Pemerintah Kota Balikpapan. Tidak semua usulan dapat langsung direalisasikan dalam satu tahun anggaran.

Karena itu, pihak kelurahan berupaya menampung seluruh aspirasi masyarakat terlebih dahulu sebelum kemudian dilakukan pemetaan kebutuhan di lapangan. Dari proses tersebut akan ditentukan titik-titik yang dianggap paling prioritas untuk diusulkan dalam program pembangunan. Penentuan prioritas biasanya mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti tingkat kepadatan penduduk, kondisi lingkungan sekitar, serta potensi kerawanan yang dapat terjadi di lokasi tersebut jika tidak memiliki penerangan yang memadai. Junaidi mengatakan pihaknya berharap pada tahun 2026 mendatang alokasi anggaran dari pemerintah kota tetap memungkinkan pemasangan PJU dilakukan secara bertahap di wilayah Baru Ilir. Dengan demikian, kebutuhan penerangan di lingkungan masyarakat dapat terus dipenuhi secara perlahan.

Menurutnya, keberadaan lampu jalan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas infrastruktur semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari. “Intinya, kami ingin memastikan warga bisa merasa nyaman ketika berjalan atau beraktivitas di malam hari. Itu yang terus kita perjuangkan,” pungkasnya. (ref)



Tinggalkan Komentar

//