KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Piala Dunia U-20 memang baru terlaksana, 2023 nanti. Akibat FIFA memutuskan untuk menundanya akibat Covid-19 belum mereda. Pun begitu kondisi tersebut, bukan menjadi penghalang agar kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2 yang berencana bergulir di 2021 tidak terlaksana. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Pelatih Erol Iba.
Dikatakan yang terbaik buat sepak bola Indonesia yakni kompetisi harus digulirkan. Karena dari situlah, timnas bisa terbentuk. Baik level junior yang ingin disiapkan ke U-20 maupun senior.
”Kompetisi merupakan barometer kekuatan timnas. Jadi jika tidak bergulir, maka sangat disayangkan buat perkembangan timnas itu sendiri,” kata Erol Iba kepada KaltimKita.com, Senin (28/12).
Pun begitu, untuk kepastian kompetisi, sejatinya harus dipertanyakan langsung ke PSSI. Kenapa sampai kompetisi belum diputar hingga kini, sementara negara lain menyanggupi kompetisi bergulir di tengah pandemi.
”Itu yang harus dipertanyakan. Tapi dari berita-berita yang beredar, sepertinya pendapat saya kompetisi terlaksana setelah Kongres PSSI, Februari mendatang,” jelasnya.
Sementara, ditanya soal penundaan Piala Dunia U-20, mantan pemain yang bersinar bersama Persik Kediri ini mengungkapkan ada bagusnya juga. Mengingat tim bisa benar-benar lebih siap. (tim)