Tulis & Tekan Enter
images

Pansus LKPJ melakukan kunjungan lapangan ke Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda (Hyi/Kaltimkita.com)

DPRD Samarinda Cek Kinerja Perumdam Tirta Kencana, PAD Lampaui Target hingga Layanan Air Tembus 84 Persen

Kaltimkita.com, SAMARINDA - DPRD Kota Samarinda melakukan kunjungan lapangan untuk mendalami Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, dengan fokus pada kinerja Perumdam Tirta Kencana. Evaluasi menitikberatkan pada pelayanan air bersih serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPRD menggali data secara langsung di lapangan. Sejumlah indikator kinerja ditelusuri, mulai dari capaian layanan hingga realisasi pendapatan perusahaan daerah tersebut.

Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana, Kaharuddin, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, seiring dengan upaya meningkatkan kontribusi PAD.

“Salah satu yang menjadi fokus adalah pelayanan, dan yang terakhir adalah PAD,” ujar Kaharuddin, Selasa (28/4/2026). 

Ia mengungkapkan, capaian PAD pada tahun sebelumnya menunjukkan hasil positif. Dari target sebesar Rp12 miliar, realisasi yang diperoleh mencapai sekitar Rp17 miliar lebih.

“Alhamdulillah capaian PAD melampaui target yang telah ditetapkan. Namun untuk angka resmi tahun 2025 masih menunggu proses audit agar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya di tingkat klaster ekonomi dan pendapatan.

“Ini pertemuan lanjutan kami. Sebelumnya kami sudah bahas di klaster ekonomi pendapatan, sekarang kami turun langsung ke lapangan untuk menggali lebih dalam sekaligus mengambil sampel kegiatan tahun 2025,” kata Abdul Rohim.

Dari hasil peninjauan, DPRD menilai capaian PAD Perumdam cukup menggembirakan karena melampaui target yang telah ditetapkan.

“Tadi kita konfirmasi, targetnya Rp12 miliar, realisasinya sekitar Rp17 miliar. Ini tentu melampaui target yang direncanakan,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga menyoroti capaian layanan air bersih yang saat ini telah mencapai 84 persen. Angka tersebut dinilai sudah cukup baik, meski masih ada ruang untuk ditingkatkan hingga menjangkau seluruh masyarakat.

“Capaian layanan air bersih sudah di angka 84 persen. Ini kita anggap cukup optimal, tapi tentu ke depan kita dorong bisa mencapai 100 persen lebih cepat,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, DPRD juga melakukan pengecekan langsung terhadap salah satu proyek pembangunan di unit pelayanan. Hasilnya, dari sisi konstruksi maupun pemanfaatan dinilai berjalan sesuai rencana.

“Tadi kita cek sampel kegiatan pembangunan, secara konstruksi sesuai dan pemanfaatannya juga berjalan baik. Sejauh ini kami cukup puas dengan hasil di lapangan,” ucapnya.

Meski demikian, DPRD mendorong agar ke depan capaian kinerja Perumdam bisa terus ditingkatkan, baik dari sisi layanan maupun kontribusi PAD. Termasuk kemungkinan penyesuaian target yang akan dibahas bersama Pemerintah Kota Samarinda.

“Kita akan diskusikan lagi dengan Pemkot, apakah target PAD bisa ditingkatkan. Tapi tentu harus mempertimbangkan berbagai dinamika, termasuk kondisi geopolitik yang bisa memengaruhi biaya operasional,” jelasnya.

Terkait isu kenaikan tarif air, Abdul Rohim memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan ke arah tersebut.

“Belum ada pembicaraan soal kenaikan tarif air. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir untuk saat ini,” pungkasnya. (hyi)


TAG Samarinda

Tinggalkan Komentar

//