8 Daerah Beradu Prestasi, Dispora dan KONI Kaltim Tekankan Talent Scouting dan Kualitas Atlet
Kaltimkita.con, SAMARINDA - Arena senam Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memanas dengan digelarnya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior dan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim Tahun 2025. Total delapan (8) daerah mengirimkan atlet terbaiknya di Kejurprov Yunior, sementara tujuh (7) daerah bersaing ketat untuk merebut tiket di ajang BK Porprov Cabor Senam.
Delapan daerah yang berpartisipasi dalam Kejurprov Yunior adalah tuan rumah Samarinda, Balikpapan, Paser, Kutai Barat (Kubar), Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar), Bontang, dan Penajam Paser Utara (PPU). Sementara itu, BK Porprov Kaltim VIII hanya diikuti oleh tujuh daerah, minus Kabupaten Paser yang otomatis lolos sebagai tuan rumah Porprov Kaltim VIII tahun 2026.
Fokus Talent Scouting dan Pintu Gerbang Porprov
Acara bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading. Dalam sambutannya, Rasman Rading secara tegas menekankan pentingnya agenda ini sebagai sarana talent scouting (pencarian bakat) yang efektif.
"Kejurprov Yunior ini adalah wadah untuk mengidentifikasi dan memilih atlet-atlet senam terbaik yang akan menjadi tulang punggung Kaltim di masa depan. Kita harus memastikan pembinaan berjalan dengan baik untuk mencetak atlet berprestasi," ujar Rasman Rading.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, Rusdiansyah Aras, memberikan penekanan khusus pada makna Babak Kualifikasi (BK) Porprov.
"Hadirin sekalian, BK Porprov ini bukanlah sekadar ajang pemanasan. Ini adalah pintu gerbang utama menuju perhelatan akbar Porprov Kalimantan Timur. Kualitas persaingan di BK ini akan menentukan peta kekuatan di Porprov nanti, dan yang lebih penting, menjadi tolok ukur pembinaan atlet di masing-masing Kabupaten/Kota," tegas Rusdiansyah Aras.
Ia juga mengapresiasi kerja keras para atlet, yang menurutnya, Senam/Gimnastik mencerminkan disiplin dan pengorbanan luar biasa. "Setiap gerakan adalah hasil dari ribuan jam latihan dan pengorbanan," tambahnya.
Apresiasi Dukungan Pemerintah Provinsi
Di akhir acara pembukaan, Ketua Harian Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Kaltim, H. Hendra, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Dispora Kaltim, serta dukungan berkelanjutan dari KONI Kaltim, sehingga kegiatan pembinaan dan kompetisi ini dapat terlaksana dengan baik," ucap H. Hendra.
Ajang Kejurprov Yunior dan BK Porprov ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet senam Kaltim yang mampu bersaing dan berprestasi di kancah nasional, sekaligus memetakan kekuatan untuk menyambut Porprov Kaltim VIII di Kabupaten Paser pada tahun 2026 mendatang.(rd)


