Kaltimkita.com, BANGKOK – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) berkesempatan melakukan komunikasi dan memberikan apresiasi langsung kepada salah satu pahlawan olahraga Indonesia di SEA Games 2025 Thailand, Pejudo putri Dinny Febriany.
Pertemuan inspiratif ini terjadi di sela-sela tugas Tim Monev Kaltim memantau kontingen Indonesia asal Kaltim untuk menuju PON 2028 Dinny Febriany, yang berasal dari Banten, baru saja sukses menyumbangkan medali emas ke-14 bagi Indonesia dari cabang olahraga (cabor) Judo.
Detik-Detik Kemenangan Dinny
Dinny, yang turun di kelas -57 kg putri, tampil memukau di final yang digelar di Rajamangala Auditorium, University of Technology Thanyaburi, Pathum Thani, pada Jumat (12/12) lalu. Ia berhasil menaklukkan wakil Filipina, Rafael Joemari-Heart, melalui duel yang berlangsung dominan. Kemenangan ini bukan hanya menjadi emas pertama Indonesia pada hari itu, tetapi juga emas pertama dari cabor Judo di ajang SEA Games 2025.
Apresiasi dari KONI Kaltim
Para anggota Tim Monev KONI Kaltim, yang terdiri dari Rusdiansyah Aras, Husinsyah, Achmad Albed, Tomy Gozali, dan Firmanuddin Djakfar, menyambut hangat Dinny. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk bertukar pikiran, memberikan ucapan selamat, dan menyerap semangat juang dari atlet peraih emas tersebut.
"Kami sangat bangga dengan perjuangan Dinny. Kemenangannya adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi akan menghasilkan prestasi tertinggi," ujar salah satu anggota Tim Monev, Rusdiansyah Aras. "Semangat juang Dinny ini akan menjadi inspirasi penting bagi atlet-atlet Kaltim, khususnya menjelang persiapan PON."
Komunikasi ini menunjukkan komitmen KONI Kaltim dalam mendukung tidak hanya atlet dari daerahnya, tetapi juga seluruh kontingen Indonesia, sekaligus mengambil pelajaran berharga dari keberhasilan atlet nasional untuk diterapkan dalam pembinaan olahraga di Kalimantan Timur. Kehadiran para anggota Tim Monev di SEA Games ini menegaskan pentingnya monitoring dan apresiasi langsung terhadap perjuangan atlet di medan laga internasional.(rd)


.jpg)