Tulis & Tekan Enter
images

FOTO: Kombes Pol Anton Firmanto (tengah) didampingi jajaran Polresta Balikpapan

Kombes Anton Firmanto Pamit dari Balikpapan, Kagumi Keberagaman Masyarakat Kota Minyak

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kombes Pol Anton Firmanto resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolresta Balikpapan setelah bertugas selama hampir tiga tahun. 

Perwira melati tiga ini dimutasi ke posisi baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri.

Diketahui, Anton Firmanto mulai menjabat sebagai Kapolresta Balikpapan sejak 21 Maret 2023, menggantikan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso.

Tongkat estafet kepemimpinan Polresta Balikpapan kini diserahkan kepada Kombes Pol Jerrold HY. Kumontoy yang dipercaya menjadi Kapolresta yang baru.

Kombes Pol Jerrold HY. Kumontoy

Di akhir masa jabatannya, Anton Firmanto mengungkapkan kesan mendalam selama bertugas di Kota Minyak. 

"Kota yang nyaman dan aman menurut saya, kota yang indah, dan kota yang penuh kenangan," ulasnya. 

Mantan Kapolresta ini menilai masyarakat Balikpapan yang heterogen menjadi kekuatan tersendiri.

Menurutnya, keberagaman wajah dan latar belakang masyarakat bisa menjadi modal untuk merajut silaturahmi yang lebih kuat. 

Lebih lanjut, Kombes Anton memberikan apresiasi khusus kepada media massa yang telah mendukung kinerja Polresta Balikpapan. 

"Karena teman-teman, Polresta Balikpapan menjadi hebat," ungkapnya dengan tulus.

Ia mengakui peran media sangat penting dalam menyampaikan program-program Kapolri maupun program pribadinya kepada masyarakat.

Keterbukaan informasi ini dinilai berhasil membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Disamping itu, Anton Firmanto juga memohon maaf atas segala kesalahan selama bertugas.

Sementara itu, kata dia, Kapolresta Balikpapan yang baru, AKBP Errold HY. Kumontoy, berencana melanjutkan komunikasi intensif dengan media.

Menurut Anton, penggantinya akan lebih sering mengumpulkan wartawan untuk berbagi informasi dan belajar dari berbagai pengalaman.

"Sekali lagi, mohon maaf lahir batin apabila selama saya bertugas mungkin ada salah kata, salah komunikasi, dan hal-hal lainnya. Intinya Kota Balikpapan tidak akan saya lupakan," tutup Anton. (zyn) 



Tinggalkan Komentar

//