Tulis & Tekan Enter
images

Kunjungan dan sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU Hj Andi Israwati saat pendampingan yang dilakukan Poltekba.

Pengabdian Kepada Masyarakat, Poltekba Lakukan Pendampingan di Mentawir PPU

KaltimKita.com, PPU Mentawir merupakan salah satu dari tiga desa atau kelurahan di Kalimantan Timur yang sudah ditetapkan menjadi rintisan desa wisata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk itu, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) kembali melaksanakan kegiatan pendampingan di desa wisata tersebut terhadap mitra Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tiram Tambun. Turut terlibat juga masyarakat yang ada di kelurahan Mentawir kecamatan Sepaku, kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kegiatan yang diprogramkan selama kurang lebih tiga bulan ini dilaksanakn dengan protokol Covid-19 yang ketat. Menyesuaikan kebijakan PPKM pemerintah daerah dan pusat.

Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan secara pararel, yakni (penguatan kapasitas organisasi Pokdarwis, penguatan homestay berbasis warga, dan pemasaran digital (digital branding).

Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat tim dosen Poltekba yang didanai oleh Kemendikbudristek bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim dosen yang terlibat adalah Yogiana Mulyani (Dosen Perhotelan), Saiful Ghozi (Dosen Akuntansi), dan Henry Winarko (Dosen Perhotelan) beserta beberapa mahasiswa.

Serah terima perlengkapan Pokdarwis dari tim Poltekba

Pada kegiatan penguatan kapasitas organisasi Pokdarwis, selain dibangunnya penyamaan persepsi dari semua komponen masyarakat, tim Poltekba juga memberikan pendampingan dibidang pembentukan paket wisata berdasarkan potensi yang ada. Sekaligus dalam kegiatan ini ditentukan spot mana saja yang harus tetap dijaga potensinya dan bagaimana kedepan membentuk paket wisatanya.

Pada sesi ini dihasilkan iuran beberapa draft paket wisata yang potensial dan siap dikembangkan. Beberapa perlengkapan juga diberikan untuk melengkapi standar pelayanan wisata mangrove.

”Harapannya masyarakat memiliki kesadaran untuk terus menjaga potensi yang ada dan berkelanjutan,” ujar Saiful Ghozi.

Pada kegiatan penguatan homestay berbasis warga, tim dosen Poltekba memberikan penguatan pada ketrampilan pembuatan dessert dan breakfast baik tipe makanan nusantara maupun kontinental.

Pada kesempatan tersebut warga diajak untuk terampil dalam membuat beberapa sajian makanan berupa toast break dan waffle yang dikombinasikan dengan potensi kearifan lokal yakni sirup mangrove bidada.

“Diharapkan peserta pendampingan mampu menyiapkan dan mengolah makananan yang akan disajikan ke tamu homestay yang memenuhi standar kualitas menu maupun hygine,“ harapnya.

Dosen Akuntansi Poltekba, Saiful Ghozi saat bertemu dengan warga.

Sedangkan kegiatan pemasaran digital, tim dosen Poltekba bersama muda- mudi masyarakat Mentawir belajar tentang digital brandingmelalui optimasi fitur platform bebrapa media sosial, seperti Instagram Bisnis, FB Ad, Youtube, dan juga Tiktok.

”Para peserta pendampingan cukup antusias mengikuti kegiatan ini sehingga dihasilkan bebrap akun media sosial Instagram, FB Ads, dan Youtube,” akunya.

Pada kegiatan ini peserta belajar bagaimana membangun digital branding sehingga mampu mengenalkan Kawasan Mentawir ke masyarakat sehingga lebih dikenal dan menarik calon wisatawan untuk berkunjung. Wisata Mentawir dapat disimak melalui  media sosial Instragram @wisatamentawir.

Pelatihan skill pembuatan desert dan breakfast

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan rwn Pariwisata PPU Hj Andi Israwati saat berkesempatan hadir dalam sambutannya memberikan masukan dan harapan.

”Kedepan, diharapkan jalinan komunikasi antara akademisi Poltekba dan dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU dibidang hospitality dapat terus dijaga dan di tingkatkan,” demikian beliau mnyampaikan.

Beliau juga berkomitmen untuk memberikan perhatian yang baik bagi perkembangan Kawasan Mentawir sehingga potensi yang ada dapat terus terjaga dan taerfasilitasi pengembangannya. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar