Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memastikan pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan optimal. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi internal secara menyeluruh untuk menjaga keandalan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sudah berkoordinasi secara internal untuk memastikan layanan air bersih tetap optimal mulai Natal hingga Tahun Baru. Perbaikan pipa dilakukan cukup masif, produksi kami tingkatkan, dan tim operasional disiagakan penuh 24 jam,” ujar Yudhi Saharuddin di sela-sela perayaan HUT ke-49 PTMB di Gedung Graha Tirta, Selasa (23/12/2025).
Menurutnya, PTMB juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari pemadaman listrik hingga kebocoran pipa. Untuk memastikan respons cepat, PTMB menyiagakan tim body room serta armada mobil tangki yang siap digunakan sewaktu-waktu.
“Kalau ada gangguan, masyarakat tidak perlu khawatir. Tim kami siap bergerak cepat, termasuk menyalurkan air menggunakan mobil tangki,” tegasnya.
Terkait kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi, Yudhi memastikan ketersediaan air baku masih dalam kondisi aman. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), pasokan air baku dipastikan mencukupi hingga awal tahun 2026.
“Suplai air bersih aman. Tidak perlu ada kekhawatiran selama Natal dan Tahun Baru maupun di bulan-bulan berikutnya,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan adanya penyesuaian muka air Waduk Manggar sesuai arahan kementerian sebagai langkah mitigasi menghadapi anomali cuaca ekstrem.
Dalam kesempatan tersebut, Yudhi memaparkan capaian PTMB sepanjang tahun 2025. Di antaranya penambahan kapasitas produksi hampir 50 liter per detik melalui pembangunan sumur di wilayah LPM, Telaga Sari, dan Kampung Damai, serta renovasi intake Gunung Tembak.
“Kami juga terus mengoptimalkan instalasi pengolahan air (IPA), termasuk proyek peningkatan kapasitas di Kilometer 12 yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal tahun depan,” katanya.
Meski demikian, PTMB masih menghadapi keterbatasan dalam pemasangan sambungan baru akibat keterbatasan debit air dan ketersediaan pipa induk. Saat ini, daftar tunggu sambungan baru tercatat mencapai sekitar 7.000 pelanggan.
“Insya Allah tahun 2026 pemasangan sambungan baru akan kami buka secara besar-besaran, kecuali di wilayah yang pipa induknya belum tersedia,” ujarnya.
Dari sisi keuangan, Yudhi memastikan kondisi perusahaan tetap dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, tahun ini PTMB masih mencatatkan profit,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Dinas PUPR Cipta Karya, atas dukungan dalam pembangunan sumur, intake, dan pipa transmisi.
“Semua upaya ini kami lakukan demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kota Balikpapan,” pungkas Yudhi Saharuddin. (*)


