Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Seorang pria paruh baya M Said (51) menemukan proyektil peluru di dalam garasi rumahnya setelah benda logam itu jatuh saat ia membuka kap mobil.
Diketahui, peristiwa terjadi di Jalan Sumber Rejo V, Balikpapan Utara, Selasa (14/4/2026) sore. Said baru kembali dari luar daerah dan hendak memanaskan mesin mobil yang terparkir sejak Jumat.
Saat kap mobil dibuka setengah, benda logam jatuh ke ruang mesin. Said sempat mengira itu mainan dan membuangnya.
Namun setelah kap dibuka penuh, ia melihat lapisan peredam panas di kaca depan sudah retak parah tepat di titik jatuh benda tersebut.
Ia kemudian mengambil kembali benda itu dan menyadari bahwa itu proyektil peluru.
"Saya tidak punya masalah dengan siapa pun," kata Said ditemui di kediamannya. Sebab aktivitasnya hanya seputar kerja, keluarga, dan ibadah.
Mobil berada di dalam garasi dalam kondisi terkunci dan dilapisi pelindung panas. Sebelum pergi, Said juga mencabut kabel aki. Tidak ada tanda kerusakan lain di sekitar kendaraan.
Namun meski ada terlihat retak, tidak ada hamburan pecahan kaca di sekitar lokasi. Permukaan kaca tetap datar seperti tak terjadi apa-apa.
Said melaporkan kejadian ini ke Polda Kalimantan Timur dan Polsek Balikpapan Utara. Polisi langsung melakukan olah TKP pada Rabu (15/4/2026).
Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menyatakan proyektil tersebut telah dikirim untuk uji balistik.
"Pada Kamis (16/4/2026), Polsek Balikpapan Utara telah menyerahkan barang bukti proyektil kepada Ditreskrimum Polda Kaltim untuk diteruskan ke Labfor Mabes Polri," ujarnya.
Ia menegaskan hasil uji laboratorium akan menentukan jenis dan kaliber peluru, termasuk kategori senjata yang digunakan.
Polisi juga menepis dugaan peluru nyasar dari latihan menembak.
"Kami pastikan tidak ada kegiatan latihan menembak di sekitar lokasi dan tidak terdapat lapangan tembak di wilayah tersebut," tegasnya.
Selain itu, penyidik mengamankan rekaman CCTV selama satu minggu sebelum kejadian.
"Kami telah mengamankan rekaman CCTV selama satu minggu sebelum kejadian untuk mencari petunjuk," tambahnya.
Dari keterangan warga, muncul indikasi orang mencurigakan di sekitar lokasi sebelum insiden. Seorang tetangga, Deni, melihat dua pria berpostur tegap dan berambut cepak beberapa hari sebelumnya.
Salah satu pria mengendarai motor Honda Beat hitam dan sempat berhenti lama di depan rumah Said pada Minggu (5/4/2026). Pria lainnya terlihat berjalan kaki sambil berbicara melalui telepon.
Polisi kini mencocokkan hasil uji balistik dengan temuan di lapangan dan rekaman CCTV. Hingga saat ini, Said masih menjadi satu-satunya saksi yang diperiksa. (zyn)


