Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono mengatakan, saat ini masih ada sekitar 30 titik banjir di Kota Minyak. Jadi memang tidak bisa serta merta masalah genangan air langsung selesai.
Caranya mengelola air dari dataran tinggi ke rendah dengan baik. Hal yang terpenting bagaimana manajemen jalur air tidak terganggu, tidak tersumbat dan dangkal.
Pemkot Balikpapan melakukan normalisasi DAS Ampal dengan membangun saluran primer dan sekunder. Namun belum juga rampung karena ada kendala yang dialami seperti pembebasan lahan.
Dia juga menyoroti kehadiran rumah pompa yang seharusnya membantu aliran air cepat terbuang. “Ternyata kini justru membuat genangan karena bentuknya seperti tanggul,” ucapnya pada Rabu (15/4/2026).
Menurutnya penanggulangan banjir butuh kerja sama semua pihak. Seperti ketika pengembang melakukan pengupasan lahan gunakan sesuai izin.
“Segera bangun lahan yang sudah digarap. Jangan sampai membuat sedimen di drainase setiap kali hujan,” imbuhnya. Dia mengakui pertambahan penduduk semakin pesat.
Belum lagi tak sedikit pengembang yang belum memaksimalkan bozem. Padahal sesuai regulasi, pengembang hanya boleh membangun lahan komersil 60 persen dan 40 persen untuk fasum fasos.
“Ini yang belum maksimal mereka dalam mengelola bozem,” ucapnya. Budiono mengingatkan, pengembang membangun dan menggunakan fasilitas bozem sebaik mungkin untuk menampung air hujan.
“Serta masyarakat harus memelihara drainase dan jangan buang sampah sembarangan,” ujarnya. Artinya butuh kerja sama dan peran bersama mengatasi banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Budiono menyebutkan, sekarang penanggulangan banjir memang sudah berjalan. Namun masih harus secara bertahap karena menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Kita masih berupaya agar kota ini bisa aman dan nyaman,” tuturnya. Termasuk mengatasi momok kota yakni banjir dan air bersih.
DPRD Balikpapan tetap bekerja sesuai kewenangan. “Kami legislatif menerima masukan masyarakat meski dengan anggaran terbatas tetap memperbaiki kota,” tutupnya. (ang)


