Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kebiasaan warga memanfaatkan rangka bangunan sebagai tempat berteduh saat hujan berujung petaka di Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Seorang pedagang yang belum diketahui identitasnya tewas usai rangka bangunan nonpermanen ambruk diterjang hujan deras dan angin kencang, Minggu (8/2/2026) sore.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan 21 Januari, Gang Telaga Mas, RT 9 Nomor 57, Kelurahan Baru Tengah.
Saat cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut, tiang-tiang bangunan yang belum rampung berdiri itu roboh dan menimpa korban yang berada di bawahnya.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Kampung Baru, Kapten Laut (P) Komarudin, menyebut laporan kejadian diterima tak lama setelah angin kencang menerjang wilayah pesisir tersebut.
Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
"Tim kami bergerak segera setelah menerima laporan dari warga," ujarnya.
Dari hasil penelusuran di lapangan, korban diketahui bukan warga setempat dan tidak memiliki keterkaitan dengan bangunan tersebut.
MKorban merupakan pedagang yang saat kejadian memilih berteduh di area rangka bangunan karena lokasinya cukup luas dan terbuka.
"Korban hanya berteduh. Bukan penghuni, bukan juga pekerja di bangunan itu," jelas Komarudin.
Ia menerangkan, bangunan yang roboh belum berfungsi sebagai bangunan permanen.
Struktur tersebut masih berupa rangka tiang-tiang kayu dan saat ini dimanfaatkan sebagai gudang sementara. Kondisi itu membuat lokasi tersebut kerap dijadikan tempat berlindung saat hujan turun.
Proses evakuasi korban melibatkan personel Lanal Balikpapan, tim SAR gabungan, dan Basarnas.
Petugas sempat mengalami kesulitan karena tubuh korban tertimpa material kayu berukuran besar.
"Materialnya cukup berat, sehingga evakuasi harus menggunakan gergaji mesin," kata Komarudin.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut. (zyn)


.jpg)