Tulis & Tekan Enter
images

Polda Kaltim mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 11 persen pada pekan pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026. (Ist/Polda Kaltim)

Tren Kecelakaan Ops Keselamatan Mahakam 2026 Turun 11 Persen, Polisi Klaim Kesadaran Pengendara Meningkat

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Polda Kaltim merilis hasil evaluasi minggu pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026.

Data periode 2 hingga 8 Februari 2026 menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 11 persen di wilayah hukum Polda Kaltim dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. 

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menjelaskan bahwa pada Operasi Keselamatan Mahakam 2025 tercatat sebanyak 9 kejadian kecelakaan.

Namun, pada minggu pertama tahun 2026, jumlah tersebut turun menjadi 8 kejadian. Penurunan ini juga diikuti dengan berkurangnya jumlah korban meninggal dunia, luka berat, serta luka ringan.

"Angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Yuliyanto, Senin (9/2/2026).

Secara teknis, Polda Kaltim mencatat lonjakan pada kegiatan preemtif. Penyuluhan kepada masyarakat mengalami kenaikan sebanyak 2.666 kegiatan atau sekitar 63 persen.

Selain itu, penyebaran media imbauan keselamatan juga meningkat sebanyak 1.630 kegiatan atau 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada aspek preventif, kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) tercatat meningkat 17 persen atau sebanyak 1.733 kegiatan.

Meski demikian, beberapa Polres jajaran masih mencatat adanya kejadian laka lantas di wilayah masing-masing.

"Beberapa Polres jajaran masih mencatat kejadian laka lantas, sehingga diharapkan dapat terus meningkatkan langkah pencegahan," kata Yuliyanto.

Terkait penegakan hukum (gakkum), jumlah sanksi tilang tercatat menurun sebesar 23 persen. Tren serupa terjadi pada penindakan berupa teguran yang turun sebanyak 28 persen.

"Penurunan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas," jelas Yuliyanto.

Ia juga menekankan bahwa penegakan hukum di lapangan tetap dilakukan secara humanis dan terukur oleh petugas.

Operasi Keselamatan Mahakam 2026 ini akan terus berlanjut hingga 15 Februari 2026.

Kombes Yuliyanto berharap seluruh personel mempertahankan konsistensi dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

"Pelaksanaan Ops Keselamatan Mahakam 2026 berjalan dengan baik di seluruh satgas," harapnya. (zyn) 



Tinggalkan Komentar

//