KaltimKita.com, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana informasi publik.
Salah satunya melalui pemasangan videotron oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Namun, di balik fungsi informatifnya, videotron dinilai memiliki potensi ekonomi yang belum sepenuhnya digarap.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai program tersebut dapat menjadi celah baru pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selama program itu memberikan manfaat besar bagi daerah dan masyarakat, khususnya dalam hal informasi dan komunikasi visual, tentu sangat kami dukung,” ujarnya.
Menurutnya, videotron bukan hanya sarana branding kegiatan pemerintahan atau perusahaan, tetapi juga bagian dari penguatan literasi digital masyarakat.
“Informasi yang ditampilkan harus menambah wawasan terkait keunggulan Bumi Batiwakkal,” tegasnya.
Subroto juga menekankan perlunya penambahan titik videotron, terutama di beberapa persimpangan strategis.
Media ini, kata dia, seharusnya tidak hanya berisi promosi, tetapi juga memuat sosialisasi program pemerintah dan imbauan penting bagi masyarakat.
"Selain untuk sosialisasi daerah, ini harus menjadi sumber pendapatan. Makanya harus dikelola profesional oleh OPD terkait agar anggaran yang sudah dikucurkan memberikan hasil positif bagi daerah,” tutupnya. (adv)


